Kompas.com - 13/06/2017, 16:05 WIB
Para Preman yang diamankan petugas gabungan aparat Polrestabes Bandung dan Sat‎uan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung dalam operasi penyakit masyarakat bertajuk Ramadniya Lodaya 2017 di seluruh wilayah Kota Bandung mulai tanggal 9 Juni hingga 19 Juni 2017.  KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaPara Preman yang diamankan petugas gabungan aparat Polrestabes Bandung dan Sat‎uan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung dalam operasi penyakit masyarakat bertajuk Ramadniya Lodaya 2017 di seluruh wilayah Kota Bandung mulai tanggal 9 Juni hingga 19 Juni 2017. 
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Petugas gabungan aparat Polrestabes Bandung dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menggelar operasi penyakit masyarakat bertajuk Ramadniya Lodaya 2017 di seluruh wilayah Kota Bandung mulai 9 Juni hingga 19 Juni 2017. 

Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, operasi cipta kondisi ini menyasar aksi prmanisme yang kerap meresahkan warga dan wisatawan di Kota Bandung. 

"Sudah berjalan 5 hari dan 253 preman dari berbagai bentuk kegiatan berhasil kita amankan," kata Hendro saat ditemui di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Selasa (13/6/2017). 

Baca juga: Razia Preman, Polda Bali Amankan 19 "Awu-awu"

Hendro menjelaskan, preman-preman yang diamankan berasal dari berbagai jenis kegiatan jalanan seperti "pak ogah", pengamen, tukang parkir hingga pengemis. 

"Kebanyakan dari mereka meresahkan warga dengan tampilan-tampilan mereka," lanjutnya. 

Dari 253 orang preman yang ditangkap, 25 orang di antaranya ditahan karena dinyatakan melakukan tindak pidana, seperti menyimpan narkotika, menyimpan senjata tajam hingga mencuri. 

"Yang kedapatan melakukan tindak pidana langsung dilakukan proses penyidikan dan dikenakan pasal yang sesuai seperti Undang-undang Darurat, Undang-undang Narkotika maupun tindak pidana lainnya," jelasnya. 

Baca juga: Polresta Bogor Tangkap Belasan Preman yang Terlibat Penyerangan

Sementara bagi para preman yang hanya meresahkan masyarakat akan dibina oleh Polrestabes Bandung bekerja sama dengan Dinas Sosial.

"Kita akan lakukan pembinaannya dengan sebelumnya melakukan identifikasi. Mereka akan diambil foto, diambil data pribadi dan diberikan tausiyah serta nasihat agar mau mengubah penampilannya," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X