Kolang-kaling di Daerah Ini Mengandung Pewarna Tekstil

Kompas.com - 05/06/2017, 17:44 WIB
KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNA Menjelang bulan Ramadhan pedagang kolang-kaling musiman mulai berdagang di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (18/7/2012). Para pedangang menjual kolang-kaling itu dengan harga Rp 6.000 sampai Rp 8.000 per kilogram.

BALI, KOMPAS.com - Tim gabungan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Dinas Kesehatan, dan polisi Kabupaten Jembrana, Bali, menemukan buah kolang-kaling yang mengandung pewarna tekstil. Buah kolang-kaling tersebut dijual di pasaran.

Penemuan kandungan zat berbahaya pada buah tersebut terungkap saat tim gabungan memeriksa secara acak pedagang di Pasar Umum Negara, Senin (5/6/2017). Dari 16 contoh yang diambil, kolang-kaling didapati mengandung Rhodamin B atau pewarna tekstil.

(Baca juga: Polisi Amankan Ratusan Kilogram Daging Babi dari Kios Bakso di Bogor)

Sedangkan 15 contoh lainnya yang diambil seperti daging ayam, sapi, ikan laut, dan bahan pembuat kolak maupun es buah, seluruhnya aman dikonsumsi.


"Zat ini berbahaya bagi kesehatan manusia saat dikonsumsi, apalagi terus menerus. Kami imbau masyarakat untuk waspada, apalagi saat bulan Ramadhan, buah kolang-kaling banyak dikonsumsi untuk membuat kolak maupun es buah," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Koperasi Jembrana Made Budiarta.

(Baca juga: Ini Efek Berbahaya Beras Campur Sabun bagi Tubuh)

Ia menyatakan, akan menegur penjual kolang-kaling dan memberikan pemahaman kepada mereka ada zat berbahaya pada buah yang mereka jual. Pemkab juga akan melacak pemasok kolang-kaling.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorReni Susanti
SumberANTARA
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Gempa Maluku Utara Rusak Jaringan Listrik di Halmahera Selatan

Regional
Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Sebelum Ditangkap, Ayah yang Aniaya Anak Gizi Buruk Ancam Polisi

Regional
Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Terekam CCTV, Pengendara BMW Curi Tong Sampah Seharga Rp 70.000

Regional
Kasus 'Bupati Biadab', Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Kasus "Bupati Biadab", Bupati Aceh Tengah Siap Bersumpah di Bawah Al Quran

Regional
Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Momen Polisi Misterius Gendong Calon Haji Tertua Saat Rekan Se-Kloter Berdesakan Masuk Bus

Regional
Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Jalur Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Mulai 22 Juli 2019

Regional
Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Cerita Adilta, Merintis Usaha di Balik Musik Cadas Kota Medan

Regional
Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Seorang Kuli Panggul Ditemukan Meninggal di Roda Bakso Pasar Tasik

Regional
Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Di Anambas, Menteri Susi Minta Warga Tidak Buang Sampah di Kolong Rumah

Regional
Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Menteri Susi Larang Tangkap Ikan Napoleon Seberat 4 Kg, Ini Alasannya...

Regional
BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

BNN Cari Mobil Ferrari Milik Petani yang Jadi Bandar Narkoba

Regional
Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Berbahaya, Sumur Bor yang Semburkan Lumpur dan Gas di Cilacap Ditutup

Regional
Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Menteri Susi: Berada di Perbatasan, Anambas Punya Peran Penting Bagi NKRI

Regional
Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Pelempar Molotov di Rumah Dinas Tertangkap, Ini Kata Ketua DPRD Kota Magelang

Regional
Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Pilihan Unik

Maskawin, dari Agama, Budaya, sampai Pilihan Unik

Regional
Close Ads X