Kompas.com - 30/05/2017, 19:40 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X tidak mau terburu-buru menerbitkan peraturan gubernur (Pergub) yang mengatur keberadaan taksi online. Namun ia tak mempersoalkan jika memang harus menerbitkan pergub soal taksi online pada akhir Mei ini.

"Saya bisa menerbitkan sekarang, tapi menyangkut masalah tarif rendah dan tinggi tidak bisa diputuskan," kata Sultan kepada wartawan di komplek kantor Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (30/5/2017).

Sultan menegaskan, pemerintah provinsi DIY tak bisa sewenang-wenang menentukan tarif taksi online meski Kementerian Perhubungan memasrahkannya kepada pemerintah daerah.

Menurut dia, pertemuan pengusaha taksi konvensional dan pengusaha taksi online untuk membahas tarif dan kuota merupakan solusi terbaik.

"Harapan saya kami bertemu dengan pengusaha bukan dengan sopir. Kalau dengan sopir gimana mau menentukan tarif. Selama ini kan yang muncul hanya sopirnya, pengusahanya enggak," tutur Sultan.

Ditanya kepastian penerbitan pergub, Sultan tidak bisa memastikannya.

"Iya pilihan sekarang kalau mau cepat, kalau saya cenderung berharap bagaimana kita bicara bertemu, kuotanya gimana, tarif minimum dan maksimumnya itu berapa," ujar Sultan.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Hari Agus Triyono, mengatakan, draf pergub yang mengatur taksi online segera ditandatangani dalam waktu dekat ini.

Pihaknya tinggal menunggu kesiapan pemerintah kota/kabupaten melakukan uji kir dan proses izin penyelenggara angkutan.

"Sudah naik ke sekda. Pergub ini hanya mengatur secara umum dan ditindaklanjuti lewat peraturan rinci nanti ada semacam surat keputusan gubernor soal tarif dan kuota. Jadi pergub tidak menyebut angka-angka itu," kata Hari ditemui di kantor Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Senin (29/5/2017).

Hari menegaskan, pelaku usaha taksi online untuk mentaati pergub yang diterbitkan nanti. Menurutnya, setiap pengusaha angkutan jalan harus menempuh aturan untuk memperoleh izin.

"Harus ada izin usaha dengan mengurus persyaratan untuk perusahaan," kata dia. 

Baca juga: Sri Sultan Disebut segera Terbitkan Pergub Taksi "Online" Akhir Mei

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Bagaimana Akhir Kejahatan Sistemik Mas Bechi?

Regional
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Medan, Wali Kota Bobby Luncurkan UHC JKMB

Regional
Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Hadirkan Medan Street Art Festival Mural dan Graffiti, Walkot Bobby Dapat Apresiasi dari Penggiat Seni Mural

Regional
Telur Busuk

Telur Busuk

Regional
Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Cegah Kriminalitas, Wali Kota Medan Luncurkan Satgas Medan Kondusif

Regional
Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Kereta Api Makassar Segmen Barru-Maros Diresmikan, Gubernur Sulsel Harapkan Dorong Perekonomian dan Pariwisata

Regional
Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Agendakan Jumat Bersih, OPD Kolaka Timur dan Berbagai Pihak Kompak Bersihkan Kelurahan Rate-rate

Regional
Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Pemkab Banyuwangi Bakal Rekonstruksi 36 Jembatan pada 2023, Bupati Ipuk Minta Warga Dilibatkan

Regional
NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

NTP Riau Naik 5,64 Persen Per November 2022, Gubri: Semoga Terus Meningkat

Regional
Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Targetkan Stunting di Bawah 14 Persen pada 2024, Bupati Ipuk Sambangi Pelosok-pelosok Desa

Regional
Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Dapat Suntikan Dana dari Pemprov Sulsel, Bandara Arung Palakka Kembali Beroperasi untuk Masyarakat Bone

Regional
Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.