Wali Kota Makassar Diperiksa Jaksa Terkait Kasus Penjualan Lahan Negara

Kompas.com - 30/05/2017, 18:46 WIB
Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, M Ramdhan Pomanto KOMPAS/MOHAMAD FINAL DAENGWali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, M Ramdhan Pomanto
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto diperiksa di kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Kejati Sulselbar) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Selasa (30/5/2017).

Danny Pomanto, sapaan akrab Wali Kota Makassar ini, diperiksa sekitar dua jam oleh jaksa penyidik di lantai 5 kantor Kejati Sulselbar.

Baca juga: Laporkan Anggota DPRD ke Polisi, Wali Kota Makassar Segera Diperiksa

Danny diperiksa sebagai saksi setelah jaksa menetapkan Asisten 1 Bagian Pemerintahan di Pemkot Makassar, M Sabri sebagai tersangka.

"Benar, tadi Pak Wali Kota Makassar diperiksa di lantai 5. Dia diperiksa sebagai saksi dan dimintai keterangannya terkait kasus Buloa. Pemeriksaan ada sekitar 2 jam," kata Kasi Penkum Kejati Sulselbar, Salahuddin ketika dikonfirmasi via telepon selularnya, Selasa.

Salahuddin menuturan, kesaksian Danny dalam kasus ini masih didalami perannya atas tindakan Asisten 1 Pemkot Makassar yang diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut.

Keterlibatan Danny muncul ke permukaan setelah M Sabri ditetapkan sebagai tersangka.

"Tim penyidik kemudian menemukan fakta penyidikan bahwa dalam kasus tersebut, Sabri bertindak dalam wewenangnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Dimana Sabri wewenangnya sebagai Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kota Makassar saat meminta pembayaran uang sewa lahan kepada PT PP selaku pelaksana pekerjaan Makassar New Port sebesar Rp 500 juta selama 1 tahun yg dituangkan dalam perjanjian," ungkapnya.

Baca juga: Mobil "Petepete Smart" Berasap Saat Diluncurkan Wali Kota Makassar

Dalam kasus dugaan korupsi penjualan lahan negara, selain Sabri, ada dua tersangka lainnya, yakni Jayanti dan Rusdin, keduanya adalah pihak yang mengklaim lahan tersebut sebagai milik mereka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X