Kompas.com - 25/05/2017, 13:22 WIB
|
EditorFarid Assifa

SUKABUMI, KOMPAS.com - Pria berinisial W mengaku kaget identitas dan fotonya disandingkan dengan terduga pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu, Jakarta Timur, dan tersebar berantai via pesan WhatsApp.

''Saya kaget dikaitkan dengan terduga pelaku,'' ungkap W kepada wartawan saat ditemui di rumahnya di Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (25/5/2017) siang.

''Saya juga merasa dicemarkan. Inginnya orang yang membuat dan menyebarkan itu diproses juga,'' ucapnya.

Baca juga: KTP Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri Tersebar, Polisi Pastikan Pria Sukabumi Itu Masih Hidup

Dia mengaku mendapatkan informasi bahwa identitas dan foto dirinya tersebar di WhatsApp dari Kepala Unit (Kanit) Polsek Kebonpedes pada Rabu (24/5/2017) sekitar pukul 23:00 WIB.

Saat itu, dirinya baru pulang berwisata bersama sejawatnya dari Palabuhanratu. Dia sedang duduk-duduk di teras rumah depan dan kedatangan tamu, yaitu kanit dari Polsek Kebonpedes.

Awalnya hanya menanyakan ketua RT dan RW di lingkungan sini. Lalu dijawab benar di sekitar kampung ini. Namun selanjutnya menanyakan nama lengkap dirinya.

''Pak Kanit lalu menayakan nama, lalu saya jawab saya. Saat itu Pak Kanit juga kaget mendengar jawaban saya itu,'' ujar W yang sehari-hari bekerja serabutan di kampungnya.

''Terus Pak Kanit memperlihatkan handphone yang berisi info mengenai saya yang didapat dari Pak Kapolsek Kebonpedes,'' imbuhnya.

Setelah itu, lanjut dia, dirinya dibawa ke Polres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan terkait identitas dan foto dirinya yang berada dalam pesan WhatsApp tersebut.

''Saya diperiksa dari sekitar pukul 24.00 hingga menjelang bedug subuh. Saya jelaskan semuanya kepada polisi,'' tutur W yang terlihat masih dalam kondisi lelah.

Baca juga: Polisi Pastikan Pria di Foto KTP yang Beredar di Medsos Bukan Pelaku Bom Kampung Melayu

Salah seorang kerabatnya, Adi Ruswandi membenarkan bahwa temannya, W baru pulang dari Palabuhanratu pada Rabu (24/5/2017) sekitar pukul 23.00 WIB.

''Saya semalam bersama kawan saya ini baru pulang dari Palabuhanratu. Kami menumpang sepeda motor,'' aku Adi kepada wartawan.

 

Kompas TV Kampung Melayu Diguncang Ledakan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Warga Kota Medan Bisa Berobat Gratis Mulai 1 Desember, Walkot Bobby Minta Jajarannya Sosialisasikan

Regional
Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Cegah Stunting di Samarinda, Elnusa Petrofin Gelar Penyuluhan Gizi Seimbang

Regional
Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Terima Program Beli Rumah Dapat Rumah dari Ganjar, Masyarakat: Alhamdulilah Punya Rumah

Regional
Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Kirimkan Bantuan Rp 533 Juta untuk Korban Gempa Cianjur, Gubernur Syamsuar: Uang Paling Dibutuhkan Mereka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.