Dilantik Jadi Gubernur Banten, Wahidin Halim Siapkan Pendidikan Gratis

Kompas.com - 12/05/2017, 19:17 WIB
Wahidin Halim-Andika Hazrumy saat deklarasi dan penandatanganan pakta integritas di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (8/8/2016). Partai Demokrat resmi mengusung Wahidin Halim-Andika Hazrumy sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Banten pada pilkada serentak 2017. Tribunnews/HerudinWahidin Halim-Andika Hazrumy saat deklarasi dan penandatanganan pakta integritas di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (8/8/2016). Partai Demokrat resmi mengusung Wahidin Halim-Andika Hazrumy sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Banten pada pilkada serentak 2017.
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Wahidin Halim - Andika Hazrumy resmi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022, setelah dilantik oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (12/5/2017).

Pelantikan gubernur dan wakil gubernur hasil pilkada serentak 2017 tersebut, berlangsung di Istana Negara bersamaan dengan pelantikan Gubernur Sulawesi Barat, Gorontalo, Papua Barat, Bangka Belitung dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau.

"Alhamdulillah setelah dilantik, sekarang sudah sah menjadi Gubernur Banten. Tidak ada program 100 hari, langsung lima tahun aja," kata Gubernur Banten Wahidin Halim usai pelantikan tersebut didampingi Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy.

Ia mengatakan, ada beberapa prioritas program yang segera dijalankan dalam pemerintahan yang dipimpinnya. Prioritas program yang harus segera dilaksanakan tersebut yakni infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

"Kita siapkan konsepnya, mudah-mudahan mulai jalan 2018," kata Wahidin saat ditanya terkait program pendidikan gratis di Banten.

Ia juga mengatakan, terkait RPJMD Banten 2017-2022 mendatang, pihaknya sudah menyampaikan dalam forum konsultasi publik, karena RPJMD tersebut harus sesuai dengan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur.

"Kalau RPJMD itu mutlak itu harus memasukan visi misi calon gubernur terpilih, karena itu nantinya menjadi pertanggungjawaban gubernur dan wakil gubernur untuk masa kerja lima tahun," kata Wahidin Halim.

Ia juga berjanji untuk mengawal proyek strategis nasional yang ada di Banten, agar bisa berjalan lancar demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, ia siap membangun sinergitas dan saling mengisi antara gubernur dan wakil gubernur. Sehingga visi dan misi bisa dilaksanakan dengan baik untuk kemajuan Provinsi Banten yang lebih maju.

"Kalau pembagian tugas antara gubernur dan wakil gubernur kan sudah diatur oleh undang-undang. Yang terpenting adalah saling mengisi dan menguatkan untuk menjalankan visi dan misi," kata Andika Hazrumy.

Baca juga: Wahidin-Andika Unggul Atas Rano-Embay di Pilkada Banten



Sumber ANTARA
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Viral, Video Ibu-ibu Unjuk Rasa di Depan SD, Tuntut Sekolah Dibuka Kembali

Regional
Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Pejabat Desa Perkosa Bocah SD Yatim Berkali-kali, Ketahuan Saat Coba Lamar Korban

Regional
19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

19 Tenaga Medis di Samarinda Positif Corona karena Transmisi Lokal

Regional
Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Dekan UNS Surakarta: 25 Mahasiswa PPDS Positif Covid-19 Belum Ada yang Diwisuda

Regional
Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Setiap Akhir Pekan

Regional
Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Duka di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang akibat Diterjang Banjir Bandang

Regional
Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat 'Ngantor' Mulai 15 Juli

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat "Ngantor" Mulai 15 Juli

Regional
Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Regional
Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Regional
Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Regional
Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Regional
Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Regional
Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Regional
Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Regional
MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X