Mandi di Laut, 5 Wisatawan Terseret Ombak Sejauh 2 Km di Gunungkidul

Kompas.com - 28/04/2017, 12:10 WIB
Patahan tebing longsor di Pantai Sadranan Gunungkidul, Rabu (17/6/2015), seperti ditayangkan oleh Tribunnews. dok. Facebook/Jaimin FahrurodjiPatahan tebing longsor di Pantai Sadranan Gunungkidul, Rabu (17/6/2015), seperti ditayangkan oleh Tribunnews.
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Lima wisatawan yang berkunjung ke Pantai Sadranan, Gunungkidul, Yogyakarta, terseret ombak hingga sejauh 2 km sampai kawasan pantai Ngandong, Jumat (28/4/2017).

Kelimanya, Riyan Basri (21), Muh Halmi Santosa (17), Bazar Arafil (10), Muh Hanafi (16), dan Musar Rofatoni (16), mengalami luka namun berhasil diselamatkan oleh tim Sar Satlinmas yang bertugas.

Korwil Sarlinmas wilayah II Gunungkidul, Marjono, menyampaikan, peristiwa ini berawal ketika para korban bermain air di Pantai Sadranan wilayah Desa Sidoharjo Kecamatan Tepus.

“Saat itu para korban ketika bermain air di pinggir pantai, sebenarnya sudah menggunakan ban. Namun, tiba-tiba ombak besar datang dan langsung menggulung para korban,” kata Marjono saat dihubungi, Jumat (28/4/2017).

Ombak besar datang sangat mendadak, maka para korban tidak sempat menyelamatkan diri.   Besarnya gelombang membuat korban terseret sejauh 2 km menuju arah timur, tepatnya di kawasan Pantai Ngandong.  

"Ada dua orang tim sar yang saat itu bertugas langsung mengejar korban, dibantu para pedagang di kawasan pantai Ngandong dan Sadranan. Para korban berhasil diselamatkan," imbuhnya.

Para korban mengalami luka ringan karena terbentur batu karang. Setelah dilakukan pengobatan dari tim medis di Pos SAR, kondisi kelimanya sudah membaik.

Marjono berharap para wisatawan untuk memperhatikan rambu dan imbauan dari petugas SAR.

"Kami sering mengingatkan wisatawan, namun mereka sering nekat," katanya.

Dia mengaku, kondisi ombak dalam pekan ini, tidak menentu. Hari ini, tingginya mencapai 9 feet.

“Terkadang landai, namun sering juga mengganas. Untuk saat ini (Jumat) sejak pagi ombaknya cukup besar,” tuturnya.

(Baca juga: Mancing di Banten, 2 Warga Sukabumi Hilang Digulung Ombak Laut Bayah)

 

Kompas TV Warga Klungkung Bali, membersihkan pantai jungut batu pada Jumat pagi (24/2). Aktivitas tersebut ditujukan untuk menjaga kelestarian dan keindahan pantai yang menjadi objek wisata andalan daerah Klungkung. Warga bergotong-royong memunguti sampah yang berserakan di Pantai Jungut Batu, seluas 5 kilometer persegi. Sasarannya terdiri dari sampah yang terbawa ombak saat musim hujan, serta sampah yang dibuang sembarangan wisatawan yang mengunjungi pantai ini. Inisiatif bersih-bersih pantai muncul dari wisatawan yang mengajak warga setempat bersama-sama membersihkan pantai, yang kemudian menjadi agenda rutin 2 kali dalam sepekan. Pantai jungut batu adalah salah satu objek wisata terkenal di daerah Klungkung, selain Nusa Lembongan dan Nusa Penida.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.