Said Didu: Ada Sinyal yang Dikirim Penguasa dalam Kasus Hukum Dahlan Iskan

Kompas.com - 19/04/2017, 19:30 WIB
Dahlan Iskan usai membacakan duplik di pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (18/4/2017). Kontributor Surabaya, Achmad FaizalDahlan Iskan usai membacakan duplik di pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa (18/4/2017).
|
EditorFarid Assifa

SIDORAJO, KOMPAS.com - Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN menganalogikan kasus yang menjerat Dahlan Iskan adalah sinyal yang dikirim penguasa.

Penguasa yang dimaksud Said tidak selalu pemerintah, tetapi bisa jadi seseorang yang memegang kuasa tertentu di negeri ini.

“Nah, penguasa itu sedang mengirim pesan untuk orang lain. Kira-kira begini, Eh kalian jangan mengganggu dan patuhlah pada kami kalau tidak ingin seperti Dahlan,” katanya dalam sebuah diskusi hukum di Surabaya, Rabu (19/4/2017).

Baca juga: Bacakan Duplik, Dahlan Iskan "Curhat" soal Kondisi Kesehatan

Said menganggap aneh kasus pelepasan aset BUMD yang menimpa mantan menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebab, program pelepasan aset itu justru menguntungkan BUMD dan pemerintah daerah. Apalagi, hasilnya sudah disetujui dalam rapat umum pemegang saham (RUPS).

“Apa tindakan Pak Dahlan menguntungkan pribadi, orang lain atau korporasi? Di mana kerugian negaranya? Saya tahu betul siapa Pak Dahlan,” ujar Said.

Dia menilai, perkara hukum yang menimpa Dahlan Iskan bukan membidik keadilan, tetapi menyasar Dahlan Iskan secara perorangan.

Dalam perkara tersebut, Dahlan Iskan dituntut enam tahun penjara oleh Jaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Baca juga: Kunjungi Dahlan Iskan, Yenny Wahid Beri Semangat Jelang Sidang Vonis

Jaksa menilai, pelepasan aset PT Panca Wira Usaha di Kabupaten Tulungagung dan Kediri melanggar aturan yang ada, sehingga negara dirugikan lebih dari Rp 11 miliar.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Kronologi Anggota DPRD Dibacok Saat Melerai Keributan soal Knalpot Bising

Regional
Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Sebelum Diperkosa 2 Pemuda, Remaja Putri di Kalbar Dicekoki Miras

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Diduga Jadi Kurir Sabu Diwarnai Tembakan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

[POPULER NUSANTARA] Kisah 4 Bocah Tak Terurus, Ibu ODGJ | Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Adik

Regional
Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Cemburu Berujung Maut, Perempuan Hamil 7 Bulan Tewas di Tangan Suami Siri

Regional
Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Fakta Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Ditembak Saat Hendak Kabur dan Terancam Hukuman Mati

Regional
Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Hendak Lerai Keributan, Anggota DPRD Ini Malah Dibacok Warga

Regional
Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X