Mantan Ketua MK Bela Dahlan Iskan di Sidang Kasus Pelepasan Aset BUMD

Kompas.com - 24/03/2017, 20:13 WIB
Hamdan Zulfa bersaksi di persidangan Dahlan Iskan, Jumat (24/3/2017) KOMPAS.com/Achmad FaizalHamdan Zulfa bersaksi di persidangan Dahlan Iskan, Jumat (24/3/2017)
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com - Hamdan Zulfa, mantan ketua Mahkamah Konstitusi menjadi saksi ahli dalam sidang lanjutan kasus pelepasan aset BUMD Jawa Timur dengan terdakwa mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Dalam kesaksiannya, dia menyebut tidak ada perkara pidana dalam pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU).

"Laporan penjualan aset di Kediri dan Tulungagung sudah diterima dalam rapat umum pemegang saham PT PWU, dalam perpektif perseroan terbatas tidak ada masalah," katanya di pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (24/3/2017) sore.

Baca juga: Kesaksian Auditor BPKP Yang Membuat Dahlan Iskan "Kagum"

Menurut dia, karena PT PWU sudah menyandang status sebagai PT, maka harus tunduk terhadap undang-undang PT. Sementara keputusan tertinggi dalam PT ada pada RUPS. Itulah kenapa, direksi bertanggung jawab kepada RUPS.

"Seharusnya, kalau rapat sudah memutuskan tidak ada masalah, penegak hukum tidak perlu mencari-cari kesalahan," jelasnya.

Di persidangan, Hamdan juga meminta jaksa penuntut umum meninjau kembali Peraturan Menteri Dalam Negeri 3/1998, yang menjelaskan dua bentuk hukum perusahaan daerah, yakni perusahaan daerah (perusda) dan perseroan terbatas (PT).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau perusahannya berbentuk PT, jelas harus tunduk pada UU PT," imbuhnya.

Silang pendapat soal status PT juga terjadi pada sidang-sidang kesaksian sebelumnya. Jaksa menilai, PT PWU tidak harus tunduk pada UU PT, karena itulah izin pelepasan aset tanpa prosedur izin dari DPRD Jawa Timur yang dipermasalahkan jaksa.

Baca juga: Kesaksian Pakar Tata Kelola Keuangan Negara Ringankan Dahlan Iskan

Dalam perkara tersebut, Dahlan Iskan didakwa melakukan korupsi dan merugikan negara sebesar lebih dari Rp 11 miliar atas penjualan aset PT PWU di Kabupaten Kediri dan Tulungagung, Jawa Timur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.