Kisah Bocah Buton yang Memiliki Bola Mata Biru

Kompas.com - 14/03/2017, 07:28 WIB
Seorang bocah di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara,  Fardan Ramadhan (5), memiliki sepasang mata yang berwarna biru di kedua bola matanya. KOMPAS.COM / DEFRIATNO NEKESeorang bocah di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara, Fardan Ramadhan (5), memiliki sepasang mata yang berwarna biru di kedua bola matanya.
|
EditorErlangga Djumena

BUTON, KOMPAS.com – Di bawah rumah panggung yang terbuat dari kayu, terlihat beberapa anak kecil sedang bermain mobil-mobilan. Beberapa anak kecil beberapat kali tertawa ketika mobil mainannya terjatuh ketika ditarik dengan tali rafia.

Bocah-bocah itu terlihat sangat menikmati permainan mobil-mobilan yang terbuat dari plastik. Demikian pula, dengan seorang bocah bernama Fardan Ramadhan (5) yang juga ikut bermain mobil-mobilan bersama beberapa teman sebayanya.

Sepintas tidak terlihat perbedaan dengan bocah lainnya, namun ketika melihat kedua bola mata Fardan nampak berbeda dengan mata anak-anak lainnya. Kedua bola mata Fardan berwarna biru.

Saat ditemui di rumahnya di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapuntori, Buton, Sulawesi Tenggara, Fardan tidak terlihat malu ketika disalami dan dipotret bersama sejumlah wartawan. Kedua orangtua Fardan, Diana S dan Faisal Amorale, terlihat senang dan bangga ketika sejumlah media bergantian memotret buah hatinya tersebut.

Menurut ibu Fardan, Diana S, mengatakan, kedua bola mata anaknya sudah berwarna biru sejak lahir. Awalnya ia merasa cemas dan khawatir yang dikiranya adalah penyakit.

“Saat dia lahir, saya lihat matanya biru, bidan nanya kenapa tuh matanya. Saya bawa ke dokter, jangan sampai penyakit mata. Tapi dokter bilang bukan, kalau sakit mata warna merah, sedangkan anak saya biru jadi bukan penyakit,” kata Diana, Selasa (14/3/2017).

Diana menambahkan, dalam keluarganya tak ada yang mempunyai mata berwarna biru selain anaknya sendiri Fardan. Demikian pula dengan mata ayahnya, Faisal Amorale (50) yang memiliki bola mata warna hitam.

Faisal mengaku mata biru yang terdapat pada anaknya merupakan turunan gen dari keluarga orangtuanya, Amorale.

“Keluarga saya yang ada di Morowali, Sulawesi Tengah, juga memiliki mata biru,namun setengah saja biru satunya hitam. Menurut sejarah keluarga kami, nenek moyang kami orang eropa,” ucapnya.

KOMPAS.COM / DEFRIATNO NEKE Ditra (3) bocah di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, memiliki mata yang berbeda. Mata sebelah kanannya berwarna biru dan mata sebelah kirinya berwarna hitam
Selain Fardan, seorang bocah perempuan, Ditra (3) juga memiliki mata biru pada bola mata sebelah kanan. Sedangkan bola mata sebelah kirinya berwarna hitam.

Ayah Ditra, Falid Amorale merupakan adik kandung ayah Fardan, Faisal Amorale. Rumah mereka tak berjauhan.

Falid mengaku tidak merasa heran dengan perbedaan warna mata pada kedua bola mata putrinya tersebut.

“Kami memang mempunyai turunan gen yang sama dari keluarga kami. Ini anak ketiga kami, kakaknya semua matanya hitam, hanya sepupunya, Fardan matanya biru semua,” ujar Falid.

Memiliki mata biru pada kedua bocah tersebut memiliki keunikan sendiri. Warga yang berada di sekitar rumah kedua bocah tersebut menjadi senang dengan keberadaan kedua bocah tersebut.

“Tidak ada yang mengejek anak saya dengan matanya yang biru, justru banyak tetangga-tetangga membawa Fardan hanya untuk berfoto,” kata Diana. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X