Tiga Warga Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Berandalan Bermotor

Kompas.com - 26/02/2017, 20:27 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.
|
EditorFidel Ali

SUKABUMI, KOMPAS.com - Tiga warga diduga menjadi korban pengeroyokan berandalan bermotor di dua lokasi berbeda di Jalan Palabuhan Dua, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (26/2/2017) sekitar pukul 03:00 WIB.

Kedua lokasi, yaitu di Jalan Palabuhan Dua, Kampung Dayeuhluhur, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang. Korbannya dua orang yakni Sandi Maulana (14) pelajar SMP dan Rian Aprianto (15) buruh. Keduanya warga Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong.

Sementara lokasi lainnya di Jalan Palabuhan Dua, Kampung Kadulawang, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu. Korbannya yaitu Isep Mulya Wayhudi (30) sehari-hari bekerja buruh lepas tercatat warga kelurahan setempat.

Kini, ketiga korban mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit R Syamsudin. Ketiganya menderita luka-luka sabetan senjata tajam pada anggota tubuhnya, seperti kepala, tangan dan kaki.

"Saya sedang mancing bersama dua teman di selokan, tiba-tiba diserang mendadak dari belakang. Ada yang pakai clurit dan samurai," kata Isep kepada Kompas.com saat ditemui di rumah sakit, Minggu siang.

Mereka, lanjut dia, berjumlah sekitar 30 orang dengan menumpang sepeda motor. Para pelaku ini datangnya dari arah Palabuhanratu menuju Kota Sukabumi. Setelah menganiaya kabur ke arah Kota Sukabumi.

"Saat kejadian, dua temannya berhasil melarikan diri. Sebab jaraknya memang berjauhan," kata Isep yang menderita luka bacokan pada kepala, tangan dan kaki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara dua korban lainnya, Sandi dan Rian masih dalam penanganan dan perawatan intensif di ruangan. Keduanya menderita cedera pada kepala, tangan, kaki dan serta badan. Keduanya sempat diseret di atas aspal oleh para pelaku.

"Anak saya dibonceng sama temannya. Tiba-tiba dicegat dan dikeroyok sama orang-orang yang pakai motor. Bahkan anak saya sempat diseret para pelaku," ungkap ibunda Sandi, Siti aisyah (48) saat menunggui anak semata wayangnya.

Keluarga ketiga korban mengharapkan para pelaku pengeroyokan segera ditangkap oleh pihak kepolisian dan diproses sesuai hukum berlaku.

"Kami berharap para pelakunya cepat ditangkap dan diproses hukum," harap ibunda Rian, Solihat. Kini, perkara dugaan pengeroyokan oleh gerombolan bermotor sedang ditangani pihak kepolsian dari Polsek Lembursitu dan Polsek Citamiang Polres Sukabumi Kota.

Baca juga: Empat Geng Motor di Sukabumi Dinyatakan Bubar



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.