Ungkap Kasus "Human Trafficking", 20 Polisi di Kupang Raih Penghargaan

Kompas.com - 24/02/2017, 13:25 WIB
Sebanyak 20 anggota Polres Kupang Kota dan Polres Kupang mendapat penghargaan dari Kapolda NTT Kompas.com/Sigiranus Marutho BereSebanyak 20 anggota Polres Kupang Kota dan Polres Kupang mendapat penghargaan dari Kapolda NTT
|
EditorFarid Assifa

KUPANG, KOMPAS.com - Sejumlah polisi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diberi penghargaan oleh Kepala Kepolisian Nusa Tenggara Timur (NTT) Brigjen Agung Sabar Santoso, karena berhasil mengungkap kasus perdagangan manusia (human trafficking) dan jaringannnya.

Selain mengungkap kasus perdagangan manusia, 20 orang yang mendapat penghargaan itu karena prestasi mereka mengungkap penyalahgunaan narkoba, membangun citra polisi sebagai penolong dan berjasa melaksanakan tugas pokok serta pengabdian yang melampaui kewajiban.

Kapolda NTT Brigjen Agung Sabar Santoso mengatakan, ia memberikan penghargaan kepada 20 anggota karena telah mengangkat citra polisi dengan hal yang positif.

“Sebagai wujud nyata, saya memberikan penghargaan. Hal ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada polisi lainnya guna bersaing dengan hal-hal yang positif demi kemajuan diri sendiri dan institusi Polri,” kata Santoso kepada sejumlah wartawan, Jumat (24/2/2017).

Santoso menjelaskan, penyidik Polres Kupang beberapa waktu lalu telah menggagalkan dan mengungkap jaringan perdagangan manusia. Hal ini menjadi atensi dari Presiden Joko Widodo dan tentu menjadi bukti nyata keseriusan Polri untuk mengungkap kasus yang berskala nasional itu.

Selain itu, aparat Polres Kupang Kota juga menangkap bandar, pengedar dan pemakai narkoba jenis sabu-sabu.

Santoso menjelaskan, berkenaan dengan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, ia bangga terhadap anggota polisi di wilayah NTT yang secara spontan telah membantu dan menolong sesama.

“Kita juga kasih penghargaan kepada para anggota polisi dan diharapkan akan menjadi viral buat anggota yang lain untuk bisa berbuat baik karena selama ini ada yang menilai, dan ini adalah sesuatu yang positif,” imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Setahun Pandemi, Cerita Para Ibu yang Berprofesi sebagai Dokter, Beban Ganda Jadi Guru hingga Urus Keluarga

Regional
Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Fakta Konflik Wali Kota Tegal dan Wakilnya, Tampil Berdua tetapi Laporan ke Polisi Tak Dicabut

Regional
Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Hamil Tua, TL Tetap Mangkal Jadi PSK, Miliki 2 Anak Balita, Suami Kabur Entah ke Mana

Regional
Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Jatim, Perajin Kulit hingga Istri adalah Seorang Guru

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X