Ketua RT Ini Ditangkap karena Tanam Pohon Ganja di Dalam Pot

Kompas.com - 07/02/2017, 19:42 WIB
Polresta Bogor Kota mengungkap peredaran narkoba dan mengamankan ratusan pil ekstasi, sabu seberat 6,5 gram, serta dua buah pot yang ditanami ganja, di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (7/2/2017). Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi BempahPolresta Bogor Kota mengungkap peredaran narkoba dan mengamankan ratusan pil ekstasi, sabu seberat 6,5 gram, serta dua buah pot yang ditanami ganja, di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (7/2/2017).
|
EditorFarid Assifa

BOGOR, KOMPAS.com - Satuan Narkotika Polresta Bogor Kota membekuk pengedar narkoba berinisial MRM dan BHP, Selasa (7/2/2017).

Polisi menangkap keduanya di dua lokasi berbeda beserta barang bukti berupa ratusan pil ekstasi, sabu seberat 6,5 gram, serta dua buah pot yang ditanami ganja.

Kepala Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota, Komisaris Polisi Yuni Kusuma Dewi mengatakan, salah satu tersangka berinisial BHP diketahui menjabat sebagai ketua RT di salah satu perumahan di Bogor. Kata Yuni, BHP kedapatan menanam pohon ganja di sebuah pot di rumahnya.

"Dari tangan BHP, polisi juga menemukan delapan paket sabu, ganja kering, pil ekstasi, dan pil penenang," ucap Yuni, Selasa (7/2/2017).


Yuni mengungkapkan, dalam mengedarkan narkoba, tersangka mengemas pil ekstasi dalam sebuah kapsul dan lintingan ganja dalam plastik, dan menyemai benih ganja dalam pot yang berisi tanaman lain.

"Hal tersebut dilakukan untuk mengelabui orang yang melihat secara kasat mata. Namun setelah diperiksa secara teliti barulah diketahui bila barang tersebut adalah narkoba," jelas Yuni.

Ia menambahkan, dari pemeriksaan, kedua tersangka mengaku baru memperjualbelikan narkoba selama lima bulan terakhir. Tersangka merupakan satu jaringan yang kerap mengedarkan narkoba di wilayah Bogor.

Hingga kini, polisi masih memeriksa para tersangka untuk mengungkap jaringan narkoba yang lebih besar. 

Tersangka dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112 dan Pasal 111 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pemuda Lulusan SMK di Purworejo Ciptakan Robot Pembuat Telur Dadar Bantu Ibunya Berjualan

Cerita Pemuda Lulusan SMK di Purworejo Ciptakan Robot Pembuat Telur Dadar Bantu Ibunya Berjualan

Regional
Diusung PDI-P di Pilkada Ngawi, Ini Kata Dwi Rianto Jatmiko

Diusung PDI-P di Pilkada Ngawi, Ini Kata Dwi Rianto Jatmiko

Regional
Viral Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Pemkab Akan Laporkan Penyebar Video ke Polisi

Viral Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Pemkab Akan Laporkan Penyebar Video ke Polisi

Regional
Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Regional
Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Regional
Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Regional
Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Regional
Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Regional
Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Regional
Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Regional
Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Regional
Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Regional
Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Regional
Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Regional
Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X