Gara-gara Kencing Sembarangan, Seorang Kakek Dibunuh Temannya

Kompas.com - 02/02/2017, 17:33 WIB
Ilustrasi DIDIE SWIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

KENDAL, KOMPAS.com - Mudri (80) terlihat tenang ketika melakukan reka ulang atas kasus pembunuhan yang dilakukannya terhadap Ruswan (70) di panti pelayanan sosial lanjut usia Cepiring, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (2/2/2017).

Kakek yang sudah lama ditinggal mati istrinya itu melakukan 15 adegan kronologis yang menyebabkan Ruswan terbunuh. Setelah melakukan reka ulang, Mudri mengaku bahwa dia terpaksa membunuh teman sesama penghuni panti karena merasa jengkel. Korban marah saat ditegur karena kencing tidak di kloset.

“Dia kencing di lantai kamar mandi. Saya ingatkan malah marah dan memukul kepala dan tangan saya dengan sapu,” kata Mudri.

Setelah dipukul dengan sapu, Mudri mengaku, kalau dirinya kemudian melihat ada kayu di balik pintu lalu dipukulkannya ke kepala korban.

Mudri mengatakan, dirinya pasrah dan siap dihukum oleh polisi. Sebab apa yang dilakukannya adalah salah.

Menurut Mudri, saat dia memukul korban dengan menggunakan kayu, banyak temannya yang tahu. Tetapi mereka hanya diam.

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Mudri kepada teman sesama penghuni panti, Ruswan, terjadi pada Rabu (1/2/2017) jam 03.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Seksi Bimbingan Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Cepiring Kendal, Jawadi, mengatakan, pelaku sudah menjadi penghuni sejak 8 Juni 2015. Dia dititipkan ke panti karena tidak mempunyai saudara.

Sementara itu, korban, Ruswan, Brangsong Kendal, mulai menjadi penghuni panti sejak 26 Agustus 2016.

“Mereka berada di satu wisma, namanya Wisma Bismo. Satu wisma itu dihuni oleh 12 orang manula, “ kata Jawadi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.