Logistik Pilkada Sulbar Mulai Didistribusikan ke Wilayah Terpencil

Kompas.com - 01/02/2017, 15:11 WIB
Logistik pilkada berupa kotak sauara lengkap dnegan surat suara, amplop, formulir dan dokumen lainnya hari rabu (1/2) mulai didistribusikan ke ppk terutama daerah terpencil. KOMPAS.ComLogistik pilkada berupa kotak sauara lengkap dnegan surat suara, amplop, formulir dan dokumen lainnya hari rabu (1/2) mulai didistribusikan ke ppk terutama daerah terpencil.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Ribuan surat suara dan logistik Pemilihan Gubernur Sulawesi Barat 2017 mulai didistribusikan petugas Komisi Pemilihan Umum Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ke panitia pemungutan kecamatan, Rabu (1/2/2017).

Pendistribusian hari ini diprioritaskan pada daerah terpencil yang sulit dijangkau transportasi, seperti wilayah pegunungan dan pulau terpencil.

Sebanyak 789 kotak suara untuk tempat pemungutan suara di 16 kecamatan Polewali Mandar mulai didistribusikan mulai hari ini.

Dalam tempo dua hari, pendistribusian logistik tersebut diperkirakan sudah sampai ke setiap kecamatan.

Logistik itu berupa kotak suara lengkap dengan surat suara, formulir, amplop, dan logistik lain.

Untuk mengantisipasi hujan dalam perjalanan, setiap mobil angkutan yang digunakan ditutup terpal atau plastik agar dokumen rahasia negara tersebut tidak basah atau rusak dalam perjalanan.

Setiap mobil logistik dikawal dua aparat Brimob bersenjata lengkap hingga tiba di wilayah kecamatan masing-masing.

Ketua KPU Polewali Mandar M Daniel menyebutkan, distribusi pertama hari ini manargetkan semua wilayah yang relatif sulit dijangkau.

Wilayah tersebut adalah Kecamatan Alu, Tutar, dan Matangnya di daerah pegunungan. Demikian pula Kecamatan Binuang yang memiliki sejumlah pulau terpencil.

Adapun wilayah kota dan relatif mudah maupun lebih dekat akan diproritaskan di hari kedua.

"Hari ini kita prioritaskan daerah terpencil terutama di wilayah pegunungan yang sulit diakses sarana transportasi," kata Daniel.

KPU Polewali Mandar masih menunggu kekurangan surat suara sekitar 1.400 lembar. Jumlah ini belum termasuk surat suara persiapan pemilihan ulang jika terjadi kesalahan pelaksanaan di TPS tertentu.

Dalam Pilkada Sulbar 2017, jumlah pemilih tetap ditetapkan sebanyak 873.360 pemilih di 6 kabupaten. Di Kabupaten Mamasa, jumlah pemilih sebanyak 130.580 orang. Di Polewali Mandar ada 308.733 pemilih, Majene sebanyak 109.007 pemilih, Mamuju terdapat 160.503 pemilih, Mamasa Tengah ada 73.275 pemilih, dan Mamuju Utara 91.262 pemilih.

Pilkada Sulbar 2017 diikuti oleh tiga pasang calon, yakni Suhardi Duka–Kalma Katta, Salim S Mengga–Hasanuddin Masud, serta Ali Baal Masdar–Enny Angraeni Anwar.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X