Polisi Tetapkan 12 Tersangka Kasus Pembakaran Sekretariat GMBI

Kompas.com - 14/01/2017, 14:16 WIB
Petugas polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di Sekretariat GMBI di Desa Tegal Waru, Kecamatan Ciampea Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat (13/01/2017). Kontributor Bogor, Ramdhan Triyadi BempahPetugas polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di Sekretariat GMBI di Desa Tegal Waru, Kecamatan Ciampea Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat (13/01/2017).
|
EditorCaroline Damanik

BOGOR, KOMPAS.com — Polisi menetapkan 12 dari 20 orang pelaku perusakan dan pembakaran sekretariat ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia ( GMBI) di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jumat (13/1/2017) dini hari, sebagai tersangka.

Delapan orang lainnya dibebaskan. Para tersangka berinisial MAB (28), MY (28), A (19), SB (22), W (18), AY (22), MHH (18), I (17), IF (16), RH (17), MR (17), dan NY (17).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, dari hasil pemeriksaan, 12 tersangka tersebut terbukti telah melakukan tindakan perusakan dan pembakaran tersebut.

Yusri menuturkan, para tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan terhadap Orang atau Barang dan Pasal 187 KUHP tentang Sengaja Menimbulkan Kebakaran.


"Kami tetapkan mereka jadi tersangka karena terbukti melakukan tindakan perusakan dan pembakaran," ujar Yusri saat dihubungi, Sabtu (14/1/2017).

Yusri menyebutkan, ada lima orang yang berusia masih di bawah umur. Kata Yusri, mereka masih berstatus sebagai pelajar.

"Untuk lima tersangka di bawah umur ini tentu kita ada perlakuan lain," kata Yusri.

Hasil pemeriksaan, diketahui para tersangka mendobrak gerbang Sekretariat GMBI dan melakukan perusakan barang serta bangunan rumah dengan menggunakan batu dan bambu. Setelah itu, tersangka juga merusak tanaman dan melakukan pembakaran sekretariat.

"Kami masih fokus soal tersangka ini. Tapi nanti jika ditemukan fakta-fakta baru atau tersangka lain, termasuk aktor intelektual dari peristiwa ini akan kami dalami," ucapnya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang telah terbakar, bambu dan batu yang digunakan untuk merusak, meteran listrik yang telah dirusak, dan empat telepon genggam.

(Baca juga: Polisi: 7 Pelaku Pembakaran Sekretariat GMBI Masih di Bawah Umur)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X