Kompas.com - 21/11/2016, 21:02 WIB
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati ) DIY luncurkan berbagai inovasi demi mudahkan pelayanan kepada masyarakat dan meminimalkan adanya pungli. Inovasi yang diluncurkan pada Senin (21/11/2016) di halaman kantor Kejati DIY ini adalah Jak-jek (Jaksa Ojek) dan Sijoli (Sistem Ijin Online).

Kepala Kejati DIY Tony T Spontana mengatakan, awalnya ide ini muncul karena secara internal Kejati ingin mengosongkan barang bukti. Hanya saja pengembalian barang bukti selama ini banyak menghadapi kendala. Padahal sesuai KUHAP, barang bukti perkara yang sudah inkrah harus segera dieksekusi.

"Di sisi lain kita melihat wilayah DIY ini sangat luas. Dengan berbagai sebab, entah tidak punya uang, atau jarak yang jauh, masyarakat lalu engan mengambil barang bukti yang sudah inkrah," ujar Kepala Kejati DIY Tony T Spontana, usai peluncuran Inovasi Pelayanan Publik, Senin (21/11/2016).

Toni menyampaikan, melihat hal itu Kejati DIY meluncurkan inovasi Jak-Jek (Jaksa Ojek) untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Lewat Jak-jek ini petugas kejaksaan akan langsung mengantarkan barang bukti ke rumah.

Petugas yang menghantarkan juga akan mendapatkan surat perintah resmi dari kepala kejaksaan negeri. Di surat itu juga akan tertulis barang bukti dikembalikan kepada siapa dan alamatnya di mana.

"Program Jak-jek ini gratis. Barang bukti yang besar nanti akan diantarkan dengan mobil, kalau yang kecil pakai sepeda motor," ucapnya.

Program layanan publik Jak-jek ini lanjutnya telah tersedia di seluruh wilayah hukum kejaksaan negeri di DIY. 

"Ke depan, Jak-jek akan dikembangkan menjadi sarana penyampaian aduan masyarakat atas kinerja pegawai kejaksaan," ujarnya.

Selain itu, Kejati DIY juga meluncurkan Sijoli (Sistem Ijin Online). Program layanan ini untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus izin besuk tahanan. Selama ini masyarakat dituntut untuk datang ke kantor Kejari (Kejaksaan Negeri) guna mengurus surat izin besuk.

"Bayangkan jika yang bersangkutan tinggal di Gunungkidul dan ingin menjenguk di Lapas Pakem. Kan jauh, perlu ongkos dan perlu waktu," ucapnya.

Dengan Sistem Sijoli ini, warga yang ingin membesuk cukup datang sekali ke Kejaksaan Negeri untuk memverifikasi nomor telepon selulernya. Setelah itu, akan diberikan aplikasinya Sijoli dan cara penggunaanya.

"Kelak yang bersangkutan tinggal mengirimkan SMS ke Callcenter yang kita berikan dan seketika akan dijawab. Anda mendapat nomer antrian untuk mengunjungi tahanan atas nama siapa dan jamnya," urainya.

Lewat program Sijoli ini, sebut dia, untuk menghindari terjadinya pungli. Sebab biasanya kalau ada pertemuan tatap muka antara petugas dengan warga yang mengurus izin, sangat rawan terjadi pungli. Padahal surat izin besuk, diberikan secara cuma-cuma.

"Harapanya dengan sistem ini, masyarakat mengurus izin dengan mudah," kata Tony.

Hadir dalam peluncuran Program Inovasi Pelayanan Publik di Kantor Kejati DIY, Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.