Detektor Merkuri Portabel Karya Mahasiswa UGM, Juara Kompetisi Inovasi di Kanada

Kompas.com - 26/10/2016, 13:13 WIB
Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) memenangi kompetisi International Invention Innovation Competition Canada (ICAN) 2016 yang berlangsung di Toronto, Kanada. dok.UGMTim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) memenangi kompetisi International Invention Innovation Competition Canada (ICAN) 2016 yang berlangsung di Toronto, Kanada.
EditorCaroline Damanik

KOMPAS.com - Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) memenangi kompetisi International Invention Innovation Competition Canada (ICAN) 2016 yang berlangsung di Toronto, Kanada.

"Sebenarnya sudah ada alat deteksi merkuri pada makanan maupun obat yakni Sepktrofotometer serapan atom (AAS), tetapi memiliki dimensi besar sehingga tidak bisa digunakan untuk pengujian di lapangan," kata salah seorang mahasiswa Fakultas Teknik UGM yang menjadi peserta, Andy Aulia, saat ditemui di Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta, Rabu (26/10/2016).

Dia mengatakan, alat yang dinamai dengan Mercury Auto Detection System (MADS) ini berhasil mengantarkan tim meraih medali emas setelah menyisihkan lebih dari 150 tim lain dari 30 negara di dunia.

Menurut dia, MADS dibuat karena keprihatinan mereka terhadap maraknya penjualan berbagai produk makanan, obat, serta kosmetik bermerkuri yang membahayakan kesehatan.

Selain itu, kata dia, alat yang sudah ada harganya mencapai sekitar 15.000 dolar AS atau setara dengan Rp 200 juta.

"Melihat kondisi itu, maka kami mencoba mengembangkan alat deteksi merkuri yang bersifat portabel dengan dimensi yang lebih kecil dari alat yang sudah ada. Dengan begitu, dapat digunakan dalam proses pengujian bahan makanan saat sidak dengan hasil yang bisa langsung diketahui saat itu juga," katanya menerangkan.

Tidak hanya itu, tambah dia, alat ini juga diproduksi dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan alat di pasaran yaitu berkisar Rp 1 juta.

Dia mengatakan, bahwa prinsip kerja alat ini hampir sama dengan spektofotometer, yaitu berupa larutan yang dijadikan objek pengujian ditembakkan oleh sinar monokromatik yang akan diserap oleh detektor warna.

Selanjutnya, warna yang diperoleh akan dideteksi dengan kriteria zat-zat yang ada.

"Nantinya MADS tidak hanya bisa mendeteksi merkuri, tetapi juga bisa mendeteksi zat lain," katanya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrak Truk dari Belakang, Mobil Gran Max Hancur di Tol Bawen, Penumpang Tewas

Tabrak Truk dari Belakang, Mobil Gran Max Hancur di Tol Bawen, Penumpang Tewas

Regional
Alasan Remaja di Magetan Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Alasan Remaja di Magetan Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Tiga Siswi SMP Dilarikan ke Puskesmas Usai Minum Sirup Lemon

Tiga Siswi SMP Dilarikan ke Puskesmas Usai Minum Sirup Lemon

Regional
Puluhan Orang yang Kontak dengan WN Jepang Positif Corona Dipantau

Puluhan Orang yang Kontak dengan WN Jepang Positif Corona Dipantau

Regional
Kisah Febri 17 Tahun Lumpuh, Hanya Bisa Diam di Kasur, Hidup Mandiri dengan Chanel YouTube

Kisah Febri 17 Tahun Lumpuh, Hanya Bisa Diam di Kasur, Hidup Mandiri dengan Chanel YouTube

Regional
Marak Curanmor, Kapolda NTB Sarankan Kunci Pakai Rantai

Marak Curanmor, Kapolda NTB Sarankan Kunci Pakai Rantai

Regional
Terungkap Misteri Bocah SD yang Tewas di Tepi Hutan Mojokerto

Terungkap Misteri Bocah SD yang Tewas di Tepi Hutan Mojokerto

Regional
Ayahnya Lumpuh, Bocah SD Ini Kerja Jemur 10.000 Batu Bata, Diupah Rp 30.000 Per Hari

Ayahnya Lumpuh, Bocah SD Ini Kerja Jemur 10.000 Batu Bata, Diupah Rp 30.000 Per Hari

Regional
Kamar Hotel Tempat Nginap Warga Jepang Positif Corona Diberi Disinfektan

Kamar Hotel Tempat Nginap Warga Jepang Positif Corona Diberi Disinfektan

Regional
3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Masukkan 101 Gram Sabu di Anus dari Batam ke Kendal

3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Masukkan 101 Gram Sabu di Anus dari Batam ke Kendal

Regional
Babi yang Mati di TTU Bertambah Menjadi 440 Ekor

Babi yang Mati di TTU Bertambah Menjadi 440 Ekor

Regional
Kepala BNPB Ingin Hulu Sungai Jadi Daerah Konservasi

Kepala BNPB Ingin Hulu Sungai Jadi Daerah Konservasi

Regional
Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Regional
Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Regional
Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X