Sakit Jantung, Terdakwa Korupsi Pembebasan Lahan Proyek Rusunawa Tak Ditahan

Kompas.com - 06/10/2016, 20:07 WIB
KOMPAS.com/Mei Leandha - Adik buronan Kejagung, Adely Lis (batik kuning) saat menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor PN Medan, Kamis (6/10/2016) Kontributor Medan, Mei LeandhaKOMPAS.com/Mei Leandha - Adik buronan Kejagung, Adely Lis (batik kuning) saat menjalani sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor PN Medan, Kamis (6/10/2016)
|
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com - Alasan menderita sakit jantung, Adely Lis alias Juli (54) yang merupakan salah satu terdakwa dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Pemerintah Kota Sibolga, Sumatera Utara, tidak ditahan.

Padahal, rekannya, Drs Januar Efendy Siregar (49) ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan.

Hal ini terungkap usai persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan yang diketuai Parlindungan Sinaga, Kamis (6/10/2016).

Agenda sidang adalah mendengarkan tanggapan jaksa atas keberatan penasihat hukum (eksepsi).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty Silaen dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mengatakan, saat ditangani kejaksaan, terdakwa yang merupakan direktur PT Putra Ali Sentosa itu ditahan.

"Tanya hakim saja kenapa terdakwa tidak ditahan, itu kewenangan mereka," ucapnya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut Bobbi Sandri yamg dikonfirmasi wartawan membenarkan hal ini.

"Terdakwa hanya dua minggu kami tahan sejak ditetapkan sebagai tersangka. Dia dibantarkan karena sakit jantung dan harus mendapat perawatan intensif. Kami tidak mungkin menahannya, terdakwa statusnya tahanan kota," ungkap Bobbi.

Sebelumnya diberitakan, Januar Effendy dan Adely Lis berstatus tersangka selama hampir dua tahun. Kejati Sumut lalu menahan Adely pada Senin (13/6/2016) setelah sekitar lima jam menjalani pemeriksaan. Sementara Januar ditahan empat hari kemudian.

Pada persidangan dengan agenda eksepsi, JPU Netty Silaen menolak seluruh keberatan penasihat hukum terdakwa atas dakwaan. Jaksa menilai, keberatan yang diajukan merupakan fakta hukum yang akan dibuktikan dalam persidangan nanti.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar di Manado Jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas

Pelajar di Manado Jadi Korban Penganiayaan hingga Tewas

Regional
Saat Dua Paslon di Wonogiri Berebut Kata 'Nyawiji' untuk Slogan Mereka

Saat Dua Paslon di Wonogiri Berebut Kata "Nyawiji" untuk Slogan Mereka

Regional
Ditegur Satpam tapi Nekat Berenang, Saat Tenggelam Bocah Ini Malah Ditinggal Teman-temannya

Ditegur Satpam tapi Nekat Berenang, Saat Tenggelam Bocah Ini Malah Ditinggal Teman-temannya

Regional
ASN Ditangkap Saat Konsumsi Sabu, Dilaporkan Warga yang Resah

ASN Ditangkap Saat Konsumsi Sabu, Dilaporkan Warga yang Resah

Regional
12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

12 Rumah di Sumedang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Regional
Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Rumah Tempat Penyimpanan Tabung Gas Elpiji Terbakar, 5 Orang Tewas

Regional
Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Jubir Satgas Covid-19 Kaltim dan Istri Terjangkit Virus Corona

Regional
Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Tragis, Bocah Tewas Tertabrak Truk Tangki Saat Tidur Lelap di Rumah

Regional
Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Nasib Malang Pengemudi Ojol, Terkena Order Fiktif, Uang Tabungan Juga Habis Dikuras Penipu

Regional
[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

[POPULER NUSANTARA] Klarifikasi Wali Kota Tegal Soal Konser Dangdut | Jumlah Harta Kekayaan Adik Ratu Atut

Regional
Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Beri Tumpangan yang Berujung Pembunuhan, Perempuan Hamil Tewas di Tangan Begal

Regional
Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Kepalanya Terbentur Batu Usai Diperkosa 5 Pria, Wanita Ini Tewas

Regional
Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai: Saya Menyesal

Pengakuan Pelaku Pemerkosaan Wanita di Pinggir Sungai: Saya Menyesal

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Pasien Covid-19 Meninggal Setelah Kabur dari Rumah Sakit, Dimakamkan Tanpa Protokol Kesehatan

Regional
Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Pura-pura Jadi Pembeli, Eks Karyawan Toko Emas Rampok Perhiasan Senilai 170 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X