Kompas.com - 27/09/2016, 12:32 WIB
Pengadilan Negeri Nunukan gelar sidang tertutup dalam kasus dugaan penganiayaan siswa kelas VI SD 005 Nunukan yang teradi akhir tahun 2015. Sejumlah pengunjung sidang dipersilahkan keluar oleh tenaga pengamanan pengadilan negeri Nunukan. Kontributor Nunukan, SukocoPengadilan Negeri Nunukan gelar sidang tertutup dalam kasus dugaan penganiayaan siswa kelas VI SD 005 Nunukan yang teradi akhir tahun 2015. Sejumlah pengunjung sidang dipersilahkan keluar oleh tenaga pengamanan pengadilan negeri Nunukan.
|
EditorFarid Assifa

NUNUKAN,KOMPAS.com - Pengadilan Negeri Nunukan Kalimantan Utara menggelar sidang tertutup dalam kasus dugaan penganiayaan siswa kelasVI Sekolah Dasar 05 Nunukan dengan terdakwa guru Nobertus Boli, Selasa (27/09/2016).

Sejumlah guru yang terlanjur masuk ke ruang sidang dipersilakan keluar oleh petugas keamanan pengadilan.

"Karena saksi korban masih di bawah umur, semua kami persilakan keluar ruang sidang," ujar Hakim Ketua T Benny Eko Supriyadi, Selasa.

Sidang kelima yang digelar Pengadilan Negeri Nunukan ini memiliki agenda pembuktian dari penuntut umum.

Sejumlah saksi dihadirkan dalam sidang yang digelar pukul 10.00 Wita tersebut. Selain korban Ck (12) juga hadir Eka Daya (ayah Ck), Jefri (mantan sopir keluarga Ck yang mengantar setiap hari korban) serta Wahab Kiak (kakek Ck).

Sidang kemudian dibuka kembali untuk umum saat menghadirkan saksi Wahab Kiak.

Dalam persidangan tersebut, hakim menanyakan kesaksian Wahab Kiak atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum guru.

Belasan guru rekan seprofesi Nobertus Boli kembali masuk ruang sidang untuk kembali mengikuti jalanya sidang.

Selama persidangan, ratusan guru di Kabupaten Nunukan menggelar aksi solidaritas di depan gedung pengadilan negeri. Mereka menggelar aksi baca pusi dan senam bersama.

Para guru mengaku aksi yang mereka lakukan merupakan bentuk solidaritas terhadap Nobertus Boli.

"Kasus ini sebenarnya tidak layak sampai ke ranah pengadilan. Tapi kami serahkan semua kepada pengadilan," ujar Ketua PGRI Nunukan Husin Manu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.