Kompas.com - 21/09/2016, 05:25 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

PALANGKARAYA, KOMPAS.com – Sekelompok pencuri sawit ditangkap Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.

Dari para tersangka yang berjumlah 16 orang, barang bukti sebanyak 6 ton buah sawit disita.

"Enam belas orang ini memiliki peran masing-masing. Lima orang sebagai pendodos (pengambil sawit dari pohon), sembilan orang sebagai pengangkut sawit, dan dua orang sebagai pembuka jalan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah Komisaris Besar Gusde Wardana, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (20/9/2016).

Lima orang yang berperan sebagai pendodos sawit adalah YD (25), KN (30), LS (32), AS (30), dan RL (37).

Sembilan orang yang berperan sebagai pengangkut sawit adalah LK (54), WL (56), HR (37), SL (33), GN (45), SP (19), HI (32), BR (33), AE (32). Adapun dua orang pembuka jalan adalah KD (42) dan RD (46).

Gusde mengatakan, para pelaku sudah 4 kali mencuri sawit di wilayah perkebunan milik PT Tunas Agro Surya Kencana di Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur.

"Mereka mencuri dengan menggunakan mobil bak terbuka dan kemudian dijual ke pengepul di Sampit dengan harga Rp 1.200 per kilogram. Hasil penjualan dibagi rata," kata dia.

Selain menyita 6 ton buah kelapa sawit segar, polisi juga menyita barang bukti 6 keranjang untuk mengangkut buah sawit, 4 buah dodos (alat untuk mengambil buah sawit), 2 buah parang, dan kendaraan bak terbuka roda empat bernomor polisi L 9897 AH.

"Kasus ini masih didalami dan dikembangkan. Otak pencurian masih dikejar," kata Gusde.

Kepala Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng Ajun Komisaris Besar Devy Firmansyah menyampaikan, para tersangka ditangkap pada Selasa (13/9/2016) saat melakukan pencurian kelapa sawit di perkebunan.

Atas perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.