Kompas.com - 01/09/2016, 10:32 WIB
EditorCaroline Damanik

NGAWI, KOMPAS.com - Kusni (37), seorang master of ceremony (MC) atau pembawa acara yang biasa diminta tampil di berbagai hajatan pengantin di Kabupaten Ngawi disemprot air oleh warga setelah tepergok mencuri ponsel di sebuah konter di depan RSUD dr Soeroto, Kabupaten Ngawi, Jatim, Rabu (31/8/2016).

Mujiono, personel satuan pengaman RSUD dr Soeroto, sempat berusaha menghentikan amarah warga dan mengamankan Kusni, namun gagal karena banyaknya warga.

"Untung tersangka masih kuat berlari menghindar dari kejaran massa dan masuk ke kolong kursi RSUD dr Soeroto. Tapi warga yang sudah terlanjur marah tidak kurang akal, kemudian menyemprot tersangka dengan air," kata Mujiono, Rabu (31/8/2016).

"Meski tidak kena pukulan, tapi tersangka kedinginan karena disemprot air bertekanan. Untung, aparat Kepolisian datang membantu Satpam yang sudah kewalahan menghadapi massa yang terlihat beringas itu," tambahnya.

Catur, pemilik konter, mengaku dia mengetahui aksi pencurian ponsel itu setelah menemukan ponsel baru yang disembunyikan di bawah pohon.

"Ketika saya pergoki mengambil handphone itu, tersangka sempat tidak mengakui. Tapi setelah saya tunjukan HP yang disembunyikan di bawah pohon di halaman rumah sakit, baru tersangka tidak bisa mengelak," ungkap Catur.

"Gegeran (debat) antara saya dan tersangka itu diketahui warga, langsung saja, aksi massa tidak bisa dihindari," lanjutnya kemudian.

Catur mengatakan, tersangka datang dengan pura-pura membeli pulsa. Namun, begitu pemilik konter lengah, tersangka dengan cepat mengambil ponsel yang dipajang di etalase.

"Namun aksi tersangka ini sejak awal terekam CCTV rumah sakit. Dan penjaga monitor CCTV memberitahukan kepada saya, langsung saja saya menghampiri tersangka yang saat itu masih duduk di warung depan rumah sakit," ujarnya.

"Awalnya tidak mengaku, tapi setelah saya tunjukan HP yang disembunyikan di bawah pohon, dia baru terdiam. Kemudian dimassa warga yang kebetulan melihat," tambahnya lagi.

Aksi pencurian HP di konter di wilayah Kabupaten Ngawi sangat sering terjadi sehingga warga pemilik usaha konter setempat sangat resah dengan aksi pencurian itu. Tersangka dibawa Polisi ke Mapolres Ngawi.

Berita ini telah tayang di Tribunnews.com, Kamis (1/9/2016), dengan judul: MC Kondang di Ngawi Dihajar Warga Setelah Ketahuan Mencuri Handphone

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.