Kompas.com - 22/08/2016, 17:38 WIB
Terumbu karang yang akan diselundupkan ke Bali dan Banyuwangi digagalkan polisi. Kontributor Mataram, Karnia SeptiaTerumbu karang yang akan diselundupkan ke Bali dan Banyuwangi digagalkan polisi.
|
EditorFarid Assifa

MATARAM, KOMPAS.com - Ditpolair Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggagalkan pengiriman 11 paket kardus berisi terumbu karang ilegal di Pelabuhan Penyeberangan Lembar, Lombok Barat, Minggu (21/8/2016).

Kepala Seksi Tindak, Ditpolair Polda NTB, AKP Wahiddudin saat dikonfirmasi mengatakan, 11 kardus berisi terumbu karang ilegal ini rencananya diselundupkan dari Bima ke Bali dan Banyuwangi.

"Kemarin 21 Agustus 2016 sekitar jam 12.30 Wita, kita amankan di pelabuhan penyeberangan Lembar," kata Wahiddudin, Senin (22/8/2016).

Petugas mengamankan beberapa jenis terumbu karang langka seperti jenis karang polip matahari hijau, karang donat hijau, karang jeruk hijau, karang otak merah, karang otak hijau dan anemon karpet.

Berbagai jenis terumbu karang langka dan dilindungi ini dikemas dalam plastik berisi air laut, lalu dimasukkan ke kardus berisi es batu. Masing-masing paket kardus berisi sekitar 120 terumbu karang hidup atau total berjumlah sekitar 1.320 terumbu karang.

Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan dari perairan mana terumbu karang ini berasal. Saat ini, pihaknya tengah menyelidiki pengirim terumbu karang, yaitu NR dan AR.

Wahiddudin menambahkan, sepanjang tahun 2016 ini, polisi telah dua kali menangani kasus penyelundupan terumbu karang, yaitu berasal dari wilayah Sumbawa dan Bima.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait hal ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga habitat laut supaya tidak mengalami kerusakan. Terlebih wilayah NTB saat ini merupakan daerah tujuan pariwisata yang kelestariannya harus dijaga bersama.

"Kami harapkan kepada seluruh masyarakat untuk kita sama-sama menjaga habitat laut kita," kata Wahiddudin.

Selanjutnya, terumbu karang hasil tangkapan ini dikembalikan ke perairan Sekotong agar bisa kembali tumbuh di habitatnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
'Children of Heaven' dari Baubau, Sulawesi Tenggara

"Children of Heaven" dari Baubau, Sulawesi Tenggara

Regional
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Regional
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.