Kalau Ada Sekolah Seharian, Bagaimana Nasib Madrasah Diniyah?

Kompas.com - 10/08/2016, 08:23 WIB
Suasana pembelajaran di Madin Al Ahrom , Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Demak, Selasa (9/8/2016) sore Kontributor Demak, Ari WidodoSuasana pembelajaran di Madin Al Ahrom , Desa Karangsari, Kecamatan Karangtengah, Demak, Selasa (9/8/2016) sore
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

DEMAK, KOMPAS.com - Anggota Komisi A DPRD Demak, Jawa Tengah, Safii Afandi, mempertanyakan efektivitas program kokurikuler yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Menurut Safii, tidak semua daerah cocok menerapkan program itu. Di wilayah Demak, misalnya, sudah ada ratusan madrasah diniyah setingkat SD hingga SMA dengan waktu penyelenggaraan pukul 14.00 hingga 17.00 WIB.

Madrasah-madrasah tersebut memiliki guru dan kurikulum yang keberadaannya juga sudah mulai mapan.

Safii berpendapat, jika siswa diwajibkan berada di sekolah hingga sore, maka hal itu berisiko mematikan keberlangsungan pendidikan berbasis agama di Demak.

"Gagasan Mendikbud itu Jelas akan membunuh madrasah milik warga Nahdliyin. Di Demak jumlahnya ratusan madrasah," kata Safii, Selasa (9/8/2016).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu mempertanyakan nasib guru-guru madrasah diniyah seandainya kokurikuler jadi dilaksanakan.

Secara terpisah, Ketua Komunitas Rumah Kita (Koruki) Demak Kusfitria Marstyasih berpendapat bahwa jika anak terlalu lama di sekolah, maka siswa akan kehilangan banyak momentum berharga dengan keluarganya.

Menurut Kusfitria, pembentukan karakter utama bagi anak sebetulnya berasal dari keluarga.

"Anak-anak akan banyak kehilangan sentuhan keluarga jika terlalu lama berada di luar rumah," kata dia.

Hal sebaliknya disampaikan oleh Nalendra. Siswa kelas VI SD Karangsari 1 Demak itu merasa akan senang jika seharian berada di sekolah sebab semakin banyak waktu bersosialisasi dengan teman-temannya. Ia juga senang karena bisa libur dua hari di akhir pekan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Masyarakat Adat Dayak Lundayeh Bentangkan Merah Putih di Ketinggian 1.103 Meter, Ini Tujuannya

Regional
Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Cerita Pedagang Pasar Ciranjang, seperti Mimpi 2 Kali Jadi Korban Kebakaran

Regional
Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X