Kompas.com - 03/08/2016, 08:37 WIB
Ilustrasi ABCIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

PONTIANAK, KOMPAS.com — Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun menulis surat kepada ibunya setelah diperkosa oleh ayah kandungnya sendiri, AB (48).

Setelah sang ibu membaca surat itu, dia langsung mengajak putrinya melapor perbuatan ayahnya ke polisi.

Wakil Kepala Polresta Pontianak AKBP Veris Septiasyah mengatakan, korban yang didampingi ibunya melapor ke Polsek Pontianak Timir, Senin (1/8/2016).

Polisi lalu menangkap AB sehari kemudian. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini ditangkap di rumahnya sendiri di Kelurahan Parit Mayor, Pontianak.

"Pelaku ditangkap di rumahnya, yang sekaligus merupakan lokasi perbuatan yang dilakukan tersangka terhadap korban," ujar Veris, Selasa (2/8/2016).

Berdasarkan pengakuan korban kepada ibunya, sang ayah melakukan aksinya ketika sang ibu tidak berada di rumah. Perbuatan itu dilakukan pertama kali sekitar bulan Juli 2015 yang lalu.

Setiap kali usai diperkosa sang ayah, korban selalu membuat tanda di kalender. Dalam penyelidikan, tanda ini menjadi salah satu bukti.

"Jumlah tindakan pemerkosaan ini berdasarkan catatan kalender yang dibuat oleh korban tanpa sepengetahuan pelaku," katanya.

Sementara itu, lanjut Veris, tersangka mengakui perbuatan tersebut. Namun, dia menuturkan bahwa hal itu dilakukan di luar kesadaran setelah mendapatkan semacam bisikan.

"Perlakuan itu dilakukan oleh pelaku pada saat istrinya tidak ada di rumah," ucap Veris.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang menguatkan aksi pencabulan, termasuk sejumlah dokumen kependudukan yang membuktikan bahwa korban adalah anak kandung tersangka.

Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 dan 3 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X