Pemakaman Fransiska di Karanganyar Diiringi Isak Tangis Keluarga

Kompas.com - 09/07/2016, 15:37 WIB
Jenasah korban kecelakaan helikopter Fransiska disemayamkan di rumah duka di Colomadu, Karanganyar, Sabtu (9/7/2016). Kontributor Surakarta, M WismabrataJenasah korban kecelakaan helikopter Fransiska disemayamkan di rumah duka di Colomadu, Karanganyar, Sabtu (9/7/2016).
|
EditorFarid Assifa

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Jenazah Fransiska Nila Agustin sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Desa Kradenan, Colomadu, Karanganyar, Sabtu siang (9/7/2016).

Isak tangis dari keluarga dan kerabat mengiringi jenazah perempuan muda korban kecelakaan helikopter milik TNI AD pada Jumat sore kemarin di Kalasan, Sleman, DIY.

Rumah duka di Desa Kradenan, RT1/ RW 1, Colomadu, Karanganyar, dibanjiri pelayat. Sahabat dan kerabat mendiang Fransiska bergantian menyampaikan duka cita kepada kedua orangtua almarhumah, Sri Mardjono (61) dan Sri Widati (55).

Baca juga: Korban Heli Jatuh, Fransiska, Berencana Nikah pada Agustus 2016

Fransiska, putri kedua dari tiga bersaudara, adalah seorang perawat di sebuah klinik kesehatan di Colomadu, Karanganyar. Ia menjadi salah satu korban tewas saat kecelakaan helikopter jenis Bell 2015 A-1 milik TNI AD. Helikopter TNI AD tersebut diduga hilang kendali dan jatuh menimpa dua rumah warga di Desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, DIY.

Tiga orang penumpang di helikopter tersebut tewas. Mereka adalah Letda Cpn Angga Juang (Pnb II), Serda Sirait (AV) dan Fransiska Nila Agustin.

Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Joni Supriyanto, tampak hadir melayat di rumah duka. Kasdam mengungkapkan rasa belasungkawa kepada keluarga korban atas peristiwa kecelakaan tersebut.

"Saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Kami sama-sama memaafkan atas yang terjadi, sehingga almarhumah bisa mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," kata Kasdam Brigjen TNI Joni Supriyanto seusai melayat, Sabtu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bermula Satu Pegawai Rumah Pemotongan Ayam Demam, Terbongkar 102 Karyawan Positif Covid-19

Bermula Satu Pegawai Rumah Pemotongan Ayam Demam, Terbongkar 102 Karyawan Positif Covid-19

Regional
Bioskop di Kota Tegal Kembali Dibuka 1 Februari 2021

Bioskop di Kota Tegal Kembali Dibuka 1 Februari 2021

Regional
'Pak Listyo Sangat Menghormati dan Melindungi Para Orangtua di Indonesia'

"Pak Listyo Sangat Menghormati dan Melindungi Para Orangtua di Indonesia"

Regional
Arahkan Nasabah untuk Beli Motor Bekas dengan Dana KUR, Karyawan BRI Jadi Tersangka, Ini Ceritanya

Arahkan Nasabah untuk Beli Motor Bekas dengan Dana KUR, Karyawan BRI Jadi Tersangka, Ini Ceritanya

Regional
Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Korban Banjir Kalsel Melahirkan di Perahu, Anaknya Diberi Nama Siti Noor Banjiriah

Regional
'Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan'

"Kalau Warga Tidak Patuh, Kasus Terus Bertambah dan Ruang Isolasi Penuh, Apa Tidak Kasihan"

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Haji Permata Tewas Tertembak, Polda Riau Periksa Petugas Bea Cukai

Regional
Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi 'Memory Card' Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Penjaga Masjid Cabuli 13 Anak, Terbongkar Saat Korban Curi "Memory Card" Pelaku untuk Cari Barang Bukti

Regional
Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Sabtu, KPU Wonogiri Tetapkan Jekek-Setyo sebagai Paslon Terpilih

Regional
Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Pria Ini Nekat Bakar SPBU, Tubuhnya Ikut Terbakar

Regional
871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

871 Penyintas Covid-19 di Jateng Donorkan Plasma Konvalesen

Regional
Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Covid-19 di Bali, Sehari Bertambah 494 Pasien, Didominasi Klaster Keluarga, Kantor, dan Upacara Adat

Regional
Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Kapal Nelayan Ditabrak Tanker, 14 ABK Buat Rakit untuk Selamatkan Diri, Hanya 2 Orang yang Selamat

Regional
Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Dedi Mulyadi Tantang Gubernur Anies Anggarkan Rp 1 Triliun Reboisasi Kawasan Bogor dan Sekitarnya

Regional
PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

PPKM di Solo, 150 Pelaku Usaha Dapat SP2 dan 2 Warung Makan Ditutup Sementara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X