Kepala BPBD Bantul: Gempa Bumi Itu Tidak Membunuh...

Kompas.com - 27/05/2016, 08:00 WIB
Gedung STIE Kerjasama, Jalan Porwanggan No. 549, Purwo Kinanti, Pakualaman, Kota Yogyakarta, roboh akibat gempa di Yogyakarta pada 26 Mei 2006. KOMPAS/DAVY SUKAMTAGedung STIE Kerjasama, Jalan Porwanggan No. 549, Purwo Kinanti, Pakualaman, Kota Yogyakarta, roboh akibat gempa di Yogyakarta pada 26 Mei 2006.
|
EditorFarid Assifa

"Penguatan masyarakat tangguh menjadi sebuah kewajiban bagi warga sesuai dengan risiko yang ada. Intinya, pengurangan risiko bencana menjadi kebiasaan hidup sehari-hari," ujarnya.

Dengan adanya desa tangguh bencana, masyarakat diharapkan bisa cepat bangkit kembali ketika mengalami bencana dan mencari solusi dari permasalahan mereka.

Tak hanya desa tangguh bencana, masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa ketika hidup di wilayah rawan gempa, maka struktur bangunan juga harus disesuaikan. Sebab, berkaca pada tahun 2006 lalu, sebagian besar rumah warga ambruk dan jatuhnya korban jiwa lebih disebabkan tertimpa material bangunan.

Pada tahun 2006, menurut dia, hampir semua rumah warga hanya tembok biasa. Tidak ada kontruksi model tulang-tulang beton di antara tembok rumah.

“Supaya bangunan itu kuat apa yang harus dilakukan. Lalu kaidah-kaidah mengenai struktur bangunan tahan gempa itu yang kita sampaikan ke masyarakat,” katanya.

Sehingga dengan mengikuti kaidah-kaidah struktur bangunan di wilayah gempa, masyarakat akan merasa aman dan nyaman berada di dalam rumah, terlebih ketika terjadi gempa bumi.

“Panik saat terjadi bencana itu sudah manusiawi. Tapi kalau membangun rumah sesuai dengan yang kita sampaikan, dan ada gempa, masyarakat akan merasa aman di dalam rumah,” tandasnya.

Dijadikan peraturan

Pasca-gempa 2006, pemerintah Kabupaten Bantul membuat peraturan. Semua bangunan baru harus mempunyai izin mendirikan bangunan (IMB). Salah satu syarat untuk mendapatkan IMB ini adalah bangunan tahan gempa.

"Kita tidak mungkin karena daerah sesar atau patahan terus tidak boleh membangun, lalu mau dikemanakan masyarakat. Kita tidak melarang, tetapi harus memenuhi persyaratan bangunan tahan gempa," ujarnya.

BPBD Kabupaten Bantul juga terus memberikan pembinaan dan peningkatan skill serta pengetahuan kepada para relawan. Sebab, dalam setiap kejadian bencana, keberadaan relawan sangat membantu.

“Penanggulangan bencana itu tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah sendirian. Kita harus bekerja sama dengan berbagai elemen dan komponen, terutama para relawan,” kata Dwi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Regional
Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Regional
Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Regional
Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Regional
Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Regional
3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

Regional
Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Regional
Jual Ponsel Pakai Nama Jokowi dan Kaesang, Pria Ini Diringkus Polisi

Jual Ponsel Pakai Nama Jokowi dan Kaesang, Pria Ini Diringkus Polisi

Regional
Selain 8 Drum Avtur, Kursi dan Penutup Dek Kapal Panji Saputra Ditemukan

Selain 8 Drum Avtur, Kursi dan Penutup Dek Kapal Panji Saputra Ditemukan

Regional
Ikut Penjaringan Bakal Calon Bupati, 2 ASN Pemkab Mojokerto Dipanggil Bawaslu

Ikut Penjaringan Bakal Calon Bupati, 2 ASN Pemkab Mojokerto Dipanggil Bawaslu

Regional
Bangun 'Sister Village', Investor China Berinvestasi di Desa Sukajaya, Sukabumi

Bangun "Sister Village", Investor China Berinvestasi di Desa Sukajaya, Sukabumi

Regional
60.000 PJU Tenaga Surya Sasar Pedesaan di 24 Kabupaten/Kota di Jateng

60.000 PJU Tenaga Surya Sasar Pedesaan di 24 Kabupaten/Kota di Jateng

Regional
Gerakan #SaveBabi, Warga Tuntut Ganti Rugi atas Babi yang Mati di Sumut

Gerakan #SaveBabi, Warga Tuntut Ganti Rugi atas Babi yang Mati di Sumut

Regional
Risma Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Wabah Pneumonia Wuhan dari China

Risma Keluarkan Surat Edaran Antisipasi Wabah Pneumonia Wuhan dari China

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X