Curi Kotak Amal Masjid, Pria Ini Mengaku Butuh Uang untuk Hidupi Dua Istri

Kompas.com - 24/04/2016, 20:19 WIB
Ramli (38), seorang pelaku pencurian kotak amal di sebuah mesjid di polewlai Mandar babak belur dihakimi warga saat memergoki pelaku tengha mencongkel sebuah kotak amal mesjid. KOMPAS.ComRamli (38), seorang pelaku pencurian kotak amal di sebuah mesjid di polewlai Mandar babak belur dihakimi warga saat memergoki pelaku tengha mencongkel sebuah kotak amal mesjid.
|
EditorCaroline Damanik

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Ramli (38), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tertunduk kesakitan saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Binuang, Polewali Mandar.

Pria yang mengaku berprofesi sebagai buruh bangunan ini babak belur diamuk warga Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, Polewali Mandar, Sabtu (23/4/2016). Warga kesal karena memergoki Ramli mencoba mencuri celengan salah satu masjid di daerah ini.

Saat beraksi, Ramli berpura-pura sebagai musafir dan mampir di sejumlah masjid di sepanjang jalan Trans Sulawesi, mulai dari wilayah Palu, Sulawesi Tengah hingga Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Agar tak mudah dicurigai jamaah atau warga sekitar masjid, Ramli yangh mengenakan peci ala santri berpura-pura menunaikan ibadah shalat.

Saat masjid mulai sepi, Ramli pun beraksi. Tas miliknya berisi kunci-kunci, obeng dan tang untuk memuluskan aksinya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, Ramli diketahui sudah berulang kali melakukan aksi pencurian di sejumlah tempat di beberapa daerah.

Polisi juga mengamankan barang bukti sebuah celengan masjid berisi uang ratusan ribu rupiah, serta sejumlah alat bantu untuk memuluskan kejahaannya.

“Kami sudah identifikasi beberapa lokasi masjid yang sempat dicuri tersangka. Alasannya katanya untuk membiayai kedua istrinya,” ujar Iptu Martinus, Kapolsek Binuang, setelah menginterogasi tersangka.

Saat menjalani pemeriksaan, Ramli mengaku terpaksa mencuri lantaran butuh uang tambahan untuk menafkahi kedua istrinya yang berada di Pare-pare, Sulawesi Selatan.

Penghasilan sebagai buruh bangunan disebutkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dua orang wanita yang telah diperistrinya.

“Pendapatannya tidak menentu, kadang isi celengan banyak kadang sedikit. Saya biasanya menyasar masjid dari Palu hingga Polewali,” tutur Ramli saat digiring ke kantor polisi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Ramli dijebloskan ke dalam tahanan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

UPDATE: Tambah 11 Pasien Positif Corona di NTB, Total Jadi 21 Orang

Regional
Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Dampak Pandemi Corona, 3.315 Pekerja Terkena PHK di Jawa Timur

Regional
Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Kabar Baik, 11 Pasien Positif Corona Sembuh di Jatim, Total 57 Orang

Regional
Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Sri Sultan HB X Minta Wali Kota dan Bupati di DIY Pantau Pemudik Setelah Jakarta PSBB

Regional
Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Polisi Berlakukan Razia Masker Besar-besaran, Pelanggar Malah Kaget Tak Ditilang.....

Regional
Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Pasien Positif Corona Bertambah 2 Orang di Ponorogo, Terpapar Klaster Asrama Haji Surabaya

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Bertambah 7, Ada yang dari Jakarta dan Papua

Regional
Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Terungkap, Ini Motif Kakek 62 Tahun di Muara Enim Tebas Tetangga dengan Parang

Regional
Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Puluhan Pemudik Mulai Jalani Karantina di Grha Wisata Niaga Solo

Regional
Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Terapkan Physical Distancing, PHE ONWJ Tetap Beroperasi Saat Wabah Covid-19 demi Ketahanan Energi Indonesia

Regional
2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

2 Anggota KKB Penyerang Kantor Freeport Tewas dalam Kontak Senjata

Regional
Iseng 'Booking' Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Iseng "Booking" Cewek Lewat Medsos, Pria di Palembang Ini Malah Tertipu Rp 6,4 Juta

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Wali Kota Tasikmalaya Tak Mau Corona Dianggap Sepele, Minta Warga Laporkan Pemudik dari Zona Merah

Regional
Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Penjelasan Kasus Positif Corona Baru di Batam: Tersebar dari 2 Klaster, Menularkan ke Anak, Suami, dan Teman Kerja

Regional
3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

3 Petugas Kesehatan Positif Corona di Papua, Tertular dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X