Aksi Daffa Cegat Pengendara Motor di Trotoar Bikin Neneknya Deg-degan

Kompas.com - 19/04/2016, 16:36 WIB
Daffa Farros Oktoviarto , bocah SD yang menghadang laju pengendara motor di trotoar di jalan Sudirman, Kota Semarang KOMPAS.com/NAZAR NURDINDaffa Farros Oktoviarto , bocah SD yang menghadang laju pengendara motor di trotoar di jalan Sudirman, Kota Semarang
EditorLaksono Hari Wiwoho

SEMARANG, KOMPAS.com — Murti (72) tak pernah menyangka bahwa cucunya, Daffa Farros Oktoviarto (10), menjadi terkenal di dunia maya. Ia tidak pernah tahu bahwa Daffa begitu berani mencegat pengendara sepeda motor yang melintas di trotoar.

Andai tidak ada petugas kecamatan yang mendatanginya, Murti tidak pernah tahu bahwa foto Daffa yang tengah mencegat pengendara motor di Jalan Sudirman, Kalibanteng, Semarang, tersebar di media sosial.

(Baca Daffa Mengaku Tak Takut Dibentak karena Hadang Pengendara Motor di Trotoar)

Warga RT 02 RW 03, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, itu tidak pernah melihat langsung Daffa memberi "pelajaran" tentang tertib berlalu lintas kepada orang-orang dewasa yang menggunakan sepeda motor.

"Saya baru tahu (aksi Daffa) ketika petugas dari kecamatan datang ke rumah. Awalnya deg-degan, ada apa dengan cucu saya. Kemudian diberi tahu kalau dia jadi terkenal karena nyegat motor yang naik trotoar," kata Murti seperti dikutip Tribun Jateng, Selasa (19/4/2016).

Selama ini Murti hanya tahu dari tetangganya bahwa sang cucu sering mencegat pengendara motor.

"Ketika saya kasih tahu, dia malah marah-marah. 'Enggak usah melu-melu (tidak usah ikut-ikut)', kata Daffa," tutur Murti.

Murti menduga, banyak pengendara sepeda motor naik ke trotoar Jalan Sudirman karena kemacetan yang kerap terjadi di jalan dekat Bandara Ahmad Yani tersebut.

Durasi lampu merah di Bundaran Kalibanteng dari arah Jalan Sudirman terlalu lama sehingga mengakibatkan antrean panjang kendaraan.

"Beberapa pengendara sepeda motor yang tidak sabar kerap kali naik ke trotoar supaya segera terbebas dari macet," kata Murti.

Selain Murti, ibunda Daffa, Dinar, juga sering menasihati anaknya agar tidak mengulangi aktivitas mencegat pemotor yang lewat di jalur pedestrian. Namun, Daffa tetap kukuh memperingatkan para pelanggar lalu lintas.

(Baca Sudah Sebulan Bocah SD Ini Hadang Pengendara Motor yang Melaju di Trotoar)

"Saya bangga sekaligus khawatir. Cucu saya terkenal karena aksinya. Tapi khawatir juga, yang dia lakukan kan bukan tugas dia. Seharusnya tugas pak polisi," kata Murti. (Galih Permadi/Tribun Jateng)

Artikel ini sudah tayang di Tribun Jateng dengan judul "Nenek Dari Bocah yang Cegat Pemotor di Trotoar di Semarang Itu Kaget Didatangi Petugas Kecamatan"




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
Dilindungi Ibu, Bayi 40 Hari Itu Tewas di Tangan Ayah

Dilindungi Ibu, Bayi 40 Hari Itu Tewas di Tangan Ayah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X