Dua Nelayan Trenggalek Tewas Tersambar Petir saat Melaut

Kompas.com - 12/04/2016, 13:44 WIB
Korban Dievakuasi Di pantai Joketro,Panggul. Polsek Panggul Korban Dievakuasi Di pantai Joketro,Panggul.
|
EditorFarid Assifa

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Dua orang nelayan di Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, tewas tersambar petir di perairan laut bebas Samudra Hindia.

Keduanya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di atas perahu pada saat mancing ikan jenis layur di tengah laut, Selasa (12/6/2016).

Dua korban ini diketahui bernama Budiono (30), warga Dusun Sambeng, Desa Banjar, Kecamatan Pangul, Kabupaten Trenggalek dan Misni alias Keni (35), warga Dusun Lumpang, Desa Nglebeng, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Kejadian ini berawal pada Senin (11/4/2016) sekitar pukul 16.00 WIB, kedua korban berangkat ke laut untuk memancing ikan layur dengan menggunakan perahu Nila Wahyu-1. Pada saat itu, kondisi cuaca di sekitar Kecamatan Panggul hujan deras disertai petir.

Kemudian pada Selasa (12/6/2016), salah satu petugas perikanan Kecamatan Panggul bernama Puryono (51) pada pukul 06.30 WIB menerima laporan lewat telepon genggam bahwa ditemukan dua orang nelayan tewas di dalam perahu. Diduga korban tersambar petir pada Senin malam.

"Saya menerima telepon dari nelayan Pacitan bahwa ada dua orang meninggal dalam perahu sekitar pukul setengah tujuh pagi tadi. Setelah itu, saya bersama warga melapor ke polsek dan menuju lokasi seperti yang diberitahukan oleh nelayan Pacitan ke saya," jelas Puryono.

Setelah menerima laporan peristiwa ini, Petugas Polsek Panggul bersama sejumlah nelayan menuju lokasi, yaitu di perairan laut bebas Samudera Hindia. Di lokasi, petugas menemukan dua nelayan meninggal dalam posisi duduk, sedangkan satunya lagi tergeletak di pinggir perahu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada saat ditemukan, kondisi tubuh bagian dada hingga wajah korban mengalami luka bakar hingga hangus.

Kasubag humas Polres Trenggalek Jawa Timur Iptu Adit Suparno membenarkan peristiwa ini.

"Berdasarkan laporan Kapolsek Panggul AKP Wajib Santoso kepada kami, telah menerima laporan dari warga bahwa ditemukan dua orang warga tersambar petir di tengah laut pada saat mancing ikan layur. Pada saat dilakukan evakuasi, diketahui korban mengalami luka bakar berupa gosong di bagian dada kiri hingga ke wajah," kata Adit.

Adit menjelaskan, perahu yang masih ditumpangi oleh kedua korban dibawa ke darat dengan cara ditarik oleh perahu nelayan lain menuju pantai Joketro di Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul.

Kini, kedua korban sudah diserahkan ke pihak keluarganya untuk segera disemayamkan. Pihak keluarga menolak korban divisum di Puskesmas Kecamatan Panggul, dan bersedia membuat surat pernyataan agar tidak dilakukan otopsi.

"Pihak keluarga kedua korban keberatan untuk dilakukan visum, dan sanggup membuat surat pernyataan," AKP Wajib Santoso, Kapolsek Panggul melalui pesan singkat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.