Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, BNN Sita 97 Kg Sabu dan 53.000 butir Ekstasi

Kompas.com - 12/04/2016, 00:00 WIB
Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso dalam konferensi pers-nya di City Residence A18,  ?Jalan Sempurna, Kota Medan?, Senin (?11/4/2016) mengatakan, berhasil mengamankan 4 bandar narkoba dan ribuan ekstasi KOMPAS.com/Mei LeandhaKepala BNN Komjen Pol Budi Waseso dalam konferensi pers-nya di City Residence A18, ?Jalan Sempurna, Kota Medan?, Senin (?11/4/2016) mengatakan, berhasil mengamankan 4 bandar narkoba dan ribuan ekstasi
|
EditorErlangga Djumena

MEDAN, KOMPAS.com - Sindikat perdagangan dan peredaran narkoba berjaringan internasional yang dibongkar Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kota Medan, terindikasi sudah beroperasi sejak Februari 2016 lalu.

BNN mengamankan barang bukit hampir 100 kilogram sabu dan puluhan ribu butir ekstasi.

"Total barang bukti yang kita amankan 97,025 kilogram sabu-sabu, 13,696 kilogram atau sama dengan 53.000 butir ekstasi dan 6.000 butir happy five," kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso saat konferensi pers di Medan, Senin (11/4/2016).

Para pelaku sudah menerima kiriman narkoba dari bandar besar berinisial Bi, warga Malaysia sebanyak empat kali.

Adapun rute perjalanannya hingga sampai ke Medan yaitu, sabu-sabu asal Tiongkok masuk ke Malaysia lalu diselundupkan ke Aceh, kemudian dibawa ke Medan.

Toni alias TG, warga binaan Lapas Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang sedang menjalani sembilan tahun masa hukumannya menjadi pengendali untuk wilayah Kota Medan.

Berdasarkan data BNN, penangkapan empat anggota jaringan dimulai pada 21 Februari 2016 dengan barang bukti 25 kilogram sabu-sabu. Dilanjut 18 Maret 2016, BNN menangkap tujuh anggota jaringan dengan barang bukti 39,6 kilogram sabu-sabu. Besoknya, kembali lima anggota jaringan tertangkap dengan 11 kilogram sabu-sabu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir, 1 April 2016, empat orang diamankan yaitu pasangan suami istri Achin alias MR dan HND, JT Toni alias TG serta AH. Barang buktinya, 21,425 kilogram sabu-sabu, 44.849 butir ekstasi dan 6.000 pil happy five.

Budi mengungkapkan, pihaknya sedang menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang yang dilakukan komplotan Achin. Pasalnya, aset yang mereka sita mencapai Rp 24 miliar. Juga mendalami modus baru yang digunakan jaringan ini.

"Kita dapati pil ekstasi berbentuk segitiga seperti permen penyegar nafas. Ini model baru, tidak umum. Kemasan Happy Five juga baru. Sabu-sabu juga ditempatkan di kemasan minuman teh hijau China. Ada lagi, bahan pembuat sabu, perkusor cair yang dikemas seperti vitamin C. Ini modus baru yang kita temukan di Medan," kata Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.