Kompas.com - 12/03/2016, 00:00 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

NUNUKAN, KOMPAS.com - Delapan warga Indonesia yang dideportasi pemerintah Malaysia kabur saat akan didata oleh Badan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Petugas pendataan BP3TKI Nunukan mengetahui adanya deportan kabur saat memanggil satu per satu tenaga kerja Indonesia yang baru tiba dari usai tiba dari Tawau Malaysia tersebut. Saat itu petugas ingin mendapatkan kartu identitas TKI sebelum menempatkan mereka di penampungan sementara di rusunawa.

Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan BP3TKI Nunukan Sigit Triwibawanto yang mengawasi kegiatan pendataan TKI enggan berkomentar terkait kaburnya deportan yang akan ditangani dalam program Layanan Terpadu Sentra Poros Perbatasan.

"Kalau soal TKI yang kabur, silakan langsung tanyakan ke Kepala BP3TKI," ujarnya, Jumat (11/3/2016).

Delapan buruh migran itu merupakan bagian dari 46 TKI ilegal yang dideportasi Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan.

Dari surat keterangan yang dikeluarkan Konsulat Indonesia di Tawau Malaysia, para buruh migran itu dipulangkan ke Indonesia setelah menyelesaikan hukuman penjara karena beberapa kasus.

Sebanyak 45 orang di antaranya tersangkut kasus keimigrasian dan seorang lain tersandung kasus narkoba.

Salah satu TKI bernama Sriati (35) mengaku ditangkap aparat keimgrasian Tawau karena menggunakan paspor lawatan untuk bekerja.

Buruh migran asal Gresik, Jawa Timur, itu mengaku bekerja di Tawau sebagai tenaga lepas buruh masak.

Meski baru sampai di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, dia sudah meminta kepada petugas pendata untuk diperbolehkan kembali ke Malaysia karena anaknya masih tertinggal di Tawau. Dia mengkhawatirkan nasib anaknya yang berusia 12 tahun harus menumpang hidup di mana.

"Bolehkah saya kembali ke Malaysia untuk jemput anak saya? Dia selalu menangis kalau ditelepon," ujarnya kepada petugas.

Kini 38 buruh migran yang tersisa ditempatkan di rusunawa milik pemerintah Kabupaten Nunukan untuk mengikuti program Layanan Terpadu Sentra Poros Perbatasan.

Selain mendapat pelaihan keterampilam wirausaha, mereka juga akan mendapat pemahaman wawasan kebangsaan.

WNI yang mengikuti program poros perbatasan akan disalurkan ke sejumlah perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja atau dipulangkan ke daerah asal mereka..

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Mantan Anggota Khilafatul Muslimin Lampung Ucap Ikrar Setia ke NKRI, Begini Respons Gubernur Arinal

Regional
Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Ganjar: Korupsi Merupakan Pengkhianatan terhadap Kerja Wong Cilik

Regional
Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Gubernur Sugianto Akan Manfaatkan Optimal Status Kalteng Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Balap Sepeda MTB

Regional
Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Bupati Arief Rohman Beri Sinyal Jalan Blora-Randublatung Selesai Tahun 2022

Regional
Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Gelar IYCC, LPI Dompet Dhuafa Wisuda 256 Penerima Manfaat Etos ID

Regional
Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Dukung Sektor Ekowisata Metro, Wali Kota Mahdi Resmikan Destinasi Wisata Amor

Regional
Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Hutan Kota di Trenggalek Mulai Dipasang QR Code Berisi Informasi Jenis-jenis Tanaman

Regional
Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Bupati Jekek Harap Festival Agustus Merdeka 77 Bawa Wonogiri ke Kenormalan Baru

Regional
Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Di Negaroa Bahagia Wisata Rally 2022, Pereli sekaligus Wabup Jembrana Masuk 10 Besar Seeded B

Regional
Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Unjuk Rasa di Pantai Marbo, Nelayan Tallo Protes Pembangunan Rel At Grade

Regional
Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Bangun Mal Pelayanan Publik, Upaya Pemkab Wonogiri Ciptakan Pelayanan Lebih Bagi bagi Masyarakat

Regional
Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Rayakan HUT Ke-72, Pemprov Jateng Gelar Pertujukan Seni Spektakuler

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.