Mantan Prajurit TNI Nekat Mencuri Sepeda Motor

Kompas.com - 07/03/2016, 05:58 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
|
EditorFarid Assifa
MEDAN, KOMPAS.com - Teguh Iman (38), mantan prajurit TNI AD, diciduk Unit Reskrim Polsekta Sunggal karena menjadi tersangka pencurian sepeda motor jenis Honda Vario BK 5828 AEW dari rumah kos di Jalan Sei Asahan Kelurahan Babura, Medan Sunggal, Kota Medan.

Saat hendak ditangkap dari rumahnya di Perumahan Rorinata Blok B, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, tersangka sempat mencoba melarikan diri dengan cara melompati tembok belakang rumahnya.

"Saat pelaku mau melarikan diri, kita berhasil menangkapnya. Pelaku langsung menyerah serta mengakui perbuatannya,” ujar Kanit Reskrim Polsekta Sunggal, Iptu Nur Istiono melalui Panit I, Iptu Boyke Barus, Minggu (5/3) malam.

Lebih lanjut Boyke menjelaskan, awalnya polisi menerima laporan dari korban Surinthran. Saat itu, korban menyewa sepeda motor Honda Vario BK 5828 AEW selama sebulan kepada Baginda Naik Ritonga untuk keperluan kerja selama di Medan.

Namun, pada Sabtu (5/3/2016) kemarin, korban yang sedang tertidur di kamar kosnya di Jalan Sei Asahan, Kelurahan Babura, Medan Sunggal, terkejut ketika sekuriti perumahan membangunkannya dan mengatakan sepeda motornya dibawa pencuri.

Korban langsung menghubungi pemilik sepeda motor dan bersama-sama melapor. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan memeriksa beberapa saksi.

Dari hasil penyelidikan, pelaku bisa diringkus. Dari pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan dua buah kunci leter T.

"Kita juga menemukan KTA dan sepasang sepatu PDL. Informasi yang kita terima, tersangka ini juga kerap mengaku masih anggota TNI aktif. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 4e KUHPidana dengan ancaman lima tahun penjara. Sementara seorang pria berinisial A yang disebut-sebut turut membantu pelaku masih dalam pengejaran," tegas Boyke.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X