Hendak Hadiri Pelantikan Kepala Daerah, 2 Warga Melawi Dianiaya di Kamar Hotel

Kompas.com - 18/02/2016, 18:00 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.
PONTIANAK, KOMPAS.com - Dua orang warga Kabupaten Melawi, Sarjono (40) dan Hermanus (43), menjadi korban penganiayaan saat berada di dalam kamar 339 lantai tiga Hotel Kapuas Dharma II, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, Selasa (16/2/2016) sekitar pukul 22.50 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul menjelaskan, kedua orang tersebut sengaja datang jauh-jauh ke Pontianak untuk menyaksikan pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih asal daerah mereka, Panji-Dadi Sunarya.

Namun di perjalan, ada komunikasi antara korban dan seorang pelaku yang diduga menjadi pemicu pengeroyokan tersebut.

"Dari bukti pesan singkat yang ditemukan, kuat dugaannya pengeroyokan itu dilakukan karena dilatarbelakangi balas dendam," kata Andy Yul, Kamis (18/2/2016).

Penganiayaan yang dialami kedua warga Melawi tersebut terjadi di dalam kamar hotel. Saat itu, tujuh orang mendatangi kamar hotel dengan membawa senjata tajam. Mereka mengeroyok kedua korban.

Akibat pengeroyokan tersebut, Sarjono mengalami luka tusuk di rusuk kiri, luka robek di bahu dan pantat akibat benda tajam serta lebam di muka.

Sedangkan Hermanus mengalami luka lebam pada muka dan bengkak pada hidung.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung mendatangi tempat kejadian dan mendapatkan dua korban dalam keadaan luka, sehingga langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ungkap Andi.

Dalam upaya mencari pelaku pengeroyokan tersebut, polisi kemudian memeriksa saksi korban. Dari hasil pemeriksaan diketahui salah satu pelaku berinisial Ss.

“Di lokasi kejadian didapatkan sejumlah barang bukti, namun untuk senjata tajam masih dicari karena diduga telah dibuang oleh pelaku,” ungkapnya.

Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap enam orang yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. Mereka antara lain Ar, Aa, Rb, Pd, En, dan JK. Mereka menyerahkan diri ke Polresta Pontianak pada Rabu (17/2/2016).

Sementara Ss yang sudah dinyatakan sebagai tersangka sampai saat ini masih dalam proses pencarian.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan enam orang pelaku langsung ditetapkan sebagai tersangka, sementara satu pelaku lainnya, yakni Ss masih dalam pencarian,” jelas Andi.

“Para tersangka akan dikenakan pasal 170 subsider 351 junto 556 ancaman pidana penjara empat tahun. Karena ini pasal pengecualian, maka para tersangka saat ini telah ditahan,” tambah Andi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Masih Zona Merah, PSBB Transisi di Ambon Bakal Diperpanjang

Regional
105 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banjar Kalsel Terpapar Covid-19

105 Tenaga Kesehatan di Kabupaten Banjar Kalsel Terpapar Covid-19

Regional
Tracing Klaster DPRD Maluku, Belum Ada Anggota Dewan yang Jalani Tes Swab

Tracing Klaster DPRD Maluku, Belum Ada Anggota Dewan yang Jalani Tes Swab

Regional
Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Bahas Tata Ruang Ibu Kota Negara Baru, Wamen ATR Pastikan Tak Ada Penggusuran

Regional
Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Regional
Pilu Penderita Kanker Terpapar Covid-19, Terasing dari Keluarga yang Takut Tertular

Pilu Penderita Kanker Terpapar Covid-19, Terasing dari Keluarga yang Takut Tertular

Regional
UPDATE 13 Agustus: Total Positif Covid-19 DIY Capai 911 Kasus

UPDATE 13 Agustus: Total Positif Covid-19 DIY Capai 911 Kasus

Regional
Viral Video PKL Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Polisi Selidiki Pengunggahnya ke YouTube

Viral Video PKL Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Polisi Selidiki Pengunggahnya ke YouTube

Regional
Perempuan Tewas Tergantung Tali di Samping Truk Ternyata Dibunuh Suami, gara-gara Tagih Utang

Perempuan Tewas Tergantung Tali di Samping Truk Ternyata Dibunuh Suami, gara-gara Tagih Utang

Regional
Sejak Pariwisata Dibuka, 2.500 Orang Datangi Bali Tiap Hari

Sejak Pariwisata Dibuka, 2.500 Orang Datangi Bali Tiap Hari

Regional
Warga Makassar Temukan Mayat Perempuan Bersimbah Darah Dalam Rumah

Warga Makassar Temukan Mayat Perempuan Bersimbah Darah Dalam Rumah

Regional
Kepsek Meninggal karena Covid-19, Pernah Kontak dengan Pasien Positif Saat Hajatan

Kepsek Meninggal karena Covid-19, Pernah Kontak dengan Pasien Positif Saat Hajatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Agustus 2020

Regional
Pasien Suspek Covid-19 Tidak Jujur, IGD RSUD Batusangkar Ditutup, 24 Tenaga Medis di-Swab

Pasien Suspek Covid-19 Tidak Jujur, IGD RSUD Batusangkar Ditutup, 24 Tenaga Medis di-Swab

Regional
Beri Pembekalan kepada 500 Guru, Risma: Harus Selalu Sehat, Negara Butuh Para Guru

Beri Pembekalan kepada 500 Guru, Risma: Harus Selalu Sehat, Negara Butuh Para Guru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X