Kompas.com - 17/02/2016, 18:27 WIB
|
EditorFarid Assifa
KENDARI, KOMPAS.com – Acara pelantikan tiga pasangan bupati di aula Bahteramas, Kendari, Rabu (17/2/2016) menjadi ajang curahan hati atau "curhat" Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam.

Di hadapan para undangan pelantikan pasangan bupati Kolaka Timur, Konawe Kepulauan dan Buton Utara, Nur Alam berharap agar Menteri Dalam Negeri menunda pelantikan pasangan bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga-Arsalim.

Permintaan penundaan pelantikan itu menyusul status Arsalim, wakil bupati yang masih sebagai pegawai negeri. Ditambah lagi, ada masalah hukum yakni putusan Pengadilan Tinggi Tata Usana Negeri (PTTUN) Makassar tentang pembatalan pencalonan Arsalim yang kini masih menunggu kasasi Mahkamah Agung (MA).

Saat ini, beredar kabar bahwa bupati terpilih Konawe Selatan dilantik hari ini (Rabu, 17/2/2016) di kantor Kemendagri, Jakarta. Untuk itu, gubernur dua periode ini mengatakan, seharusnya semua masalah tersebut menjadi pertimbangan untuk tidak melantik pasangan bupati Konsel.

“Mudah-mudahan bapak menteri (Tjahjo Kumolo) bisa kembali mempertimbangkan untuk sementara menunda pelantikan di Konsel,” kata Nur Alam, Rabu (17/2/2016).

Namun demikian, lanjut Nur Alam, bila ada kebijakan khusus dari Kemendagri, maka itu di luar ranah pemerintah provinsi. Pihaknya, kata Nur Alam, sudah melakukan proses sesuai aturan yang ada.

“Berkas itu akan dilanjutkan ke Kemendagri jika Arsalim sudah berhenti dari pegawai negeri secara permanen dan sudah ada putusan MA,” kata Nur Alam.

Bupati Konawe Selatan terpilih, Surunuddin Dangga- Arsalim seharusnya dilantik hari ini, Rabu (17/2/2016) bersama tiga pasangan bupati lainnya. Sementara, wakil bupati terpilih, Arsalim mengatakan, pihaknya tengah berjuang di Kemendagri agar ia bersama bupati terpilih, Surunuddin bisa dilantik.

Dia pun membantah dirinya tidak menyerahkan pengunduran diri sebagai PNS ke BKD provinsi.

"Itu fitnah, saya sudah lakukan sesuai prosedur. Selama ini, saya tidak tanggapi pernyataan itu, tapi kita tunggu saja apa keputusan dari Mendagri dan semoga kami dilantik di Jakarta," tukas Arsalim dihubungi melalui telepon selulernya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Portal Media Center Riau Berhasil Raih Penghargaan Anugerah Media Center Daerah 2022

Regional
Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Kejar Pembangunan Quran Center di Riau, Syamsuar Lakukan Kunker ke Maqari Quraniyah di Madinah

Regional
Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Walkot Bobby Ajak Mahasiswa Beri Saran Terkait Energi Terbarukan Pengganti BBM

Regional
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.