Ada Tradisi "Ngelawar", Jelang Perayaan Galungan di Bali

Kompas.com - 09/02/2016, 09:37 WIB
Watga potong hewan babi untuk membuat masakan Lawar menyambut Hari Raya Galungan KOMPAS.com/SRI LESTARI Watga potong hewan babi untuk membuat masakan Lawar menyambut Hari Raya Galungan
|
EditorGlori K. Wadrianto
DENPASAR, KOMPAS.com - Satu hari menjelang Perayaan Galungan yang jatuh pada Rabu 10 Februari 2016 besok, hari ini masyarakat Bali melakukan aktivitas membuat makanan khas Hari Raya Galungan yaitu lawar.

"Seperti biasa, satu hari sebelum Galungan kuta semua sekeluarga 'ngelawar' (membuat masakan lawar). Nanti kami nikmati sekeluarga, kami bagikan ke saudara dan juga untuk mebanten (sesaji). Kita buat lawar babi," kata salah satu warga, Wayan Darmana di Denpasar, Selasa (9/2/2016).

Selain keluarga Darmana, hal yang sama juga dilakukan oleh keluarga Hindu lainnya yang tinggal di Bali.

Lawar adalah masakan berupa campuran sayur-sayuran dan daging cincang.

Beberapa daerah juga memiliki tradisi uniknya sendiri. Seperti warga Banjar Keren, Denpasar di mana Teruna-teruni atau komunitas pemudanya ramai-ramai memotong babi dan dijual untuk warga sekitar.

Di samping tradisi, hal ini juga terkait faktor ekonomis, mengingat di hari raya harga daging mahal.

"Tradisi di Bali aneka macam, tapi tidak menghilangkan esensi ritual itu sendiri. Buat Lawar sebagian tradisi untuk menyambut perayaan Galungan yang merupakan simbol kemenangan kebaikan melawan kejahatan," kata Gede Ardika, salah satu warga.

Masakan lawar bisa menggunakan bahan daging babi, penyu, entok (kuir) dan ayam. Makanan turun temurun ini memang menjadi salah satu makanan wajib disamping untuk sesaji, juga untuk dinikmati sekeluarga dan diberikan kepada sanak saudara.

Tradisi membuat lawar satu hari jelang Hari Raya Galungan disebut sebagai Hari Penampahan. Penampahan diambil dari kata "Nampah" atau memotong hewan untuk dijadikan masakan. Selain lawar, mereka juga menyisakan daging untuk buat sate. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

Regional
Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Langgar Protokol Kesehatan di Denpasar, Siap-siap Bayar Denda hingga Rp 100.000

Regional
Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Seekor Pesut Ditemukan Mati di Sungai Mahakam, Diduga Terjerat Jaring Nelayan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X