Kompas.com - 05/02/2016, 10:50 WIB
Kota Cirebon kini sedang dirundung para netizen dengan mengolok-oloknya sebagai Kota Tilang. TWITTERKota Cirebon kini sedang dirundung para netizen dengan mengolok-oloknya sebagai Kota Tilang.
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Predikat Kota Cirebon sebagai kota tilang merebak di media sosial. Sejumlah masyarakat pun langsung melontarkan kritikan.

Dirlantas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Sugihardi pun bersuara. Dia membeberkan kronologi merebaknya informasi "Cirebon Kota Tilang" di media sosial.

Sugihardi menuturkan, informasi tersebut berawal dari unggahan video penilangan dari seorang warga. Video tersebut diunggah melalui website Brilio.net.

"Setelah ditelusuri, didapat keterangan bahwa yang melakukan upload info tersebut adalah Brilio.net. Info tentang masalah itu berawal, ada seseorang yang merasa tidak puas dengan tindakan tilang oleh anggota Satlantas Polres Cirebon Kota," ucap Sugihardi, Jumat (5/2/2016).

Dia menambahkan, dokumen atau foto yang diunggah ke Brilio.net di media sosial bukan dari giat razia Polres Cirebon, tetapi dari berbagai sumber internet giat razia tahun 2012.

Seusai mendapat laporan tersebut, lanjut Sugihardi, polisi langsung melakukan penyelidikan dan menemukan sejumlah fakta.

Dia menjelaskan, pada hari Jumat 29 Januari 2016 sekitar pukul 19.30 WIB, di Pos Lantas Grage Jalan Cipto, Kota Cirebon, seorang pengendara roda dua bernama Imam, warga Hajarmukti, Kota Cirebon, ditilang oleh anggota Satlantas Polres Cirebon bernama Briptu Gunawan.

"Pengendara berboncengan, tetapi tidak menggunakan helm dan tidak memiliki SIM. Dengan surat tilang no reg B 4047635, pengendara ditindak dengan tilang pelanggaran Pasal 281 dan 291," tutur dia.

Tanpa sepengetahuan petugas, aksi penilangan tersebut direkam dan diunggah ke media sosial.

"Setelah tersebar video tentang penindakan tilang tersebut, pada tanggal 1 Februari 2016, saudara Imam sudah dimintai keterangan dan diperoleh info bahwa yang melakukan perekaman dan upload ke medsos adalah Ahmad Hakim, dan yang bersangkutan telah meminta maaf atas perbuatannya," kata Sugihardi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X