Diduga Bayar Uang Jaminan, Tiga Tersangka Sabu Dibebaskan

Kompas.com - 13/12/2015, 10:02 WIB
Kepala Polres Pamekasan, akan cari anggotanya yang terlibat uang pungli kasus sabu-sabu jika terbukti KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANKepala Polres Pamekasan, akan cari anggotanya yang terlibat uang pungli kasus sabu-sabu jika terbukti
|
EditorErvan Hardoko

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Kasus penangkapan tiga tersangka pelaku pesta sabu-sabu di Desa Jambringin, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, pada Kamis (10/12/2015), yang melibatkan M Rois, kades terpilih Desa Maduleng, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, diwarnai isu miring.

Pasalnya, M Rois bersama dua rekannya, M. Soleh dan Samidin, dibebaskan Polres Pamekasan setelah diduga membayar uang tebusan ratusan juta rupiah.

"Saya dengar kabar mereka bertiga sudah membayar uang tebusan ratusan sehingga bisa bebas dari tahanan Polisi," kata Kiai Syaiful Jabbar, pengasuh Pondok Pesantren Darud Tauhid, Desa Maduleng, Jumat (11/12/2015).


Kiai Syaiful Jabbar menambahkan, dia dan beberapa warga Desa Jambringin dan Desa Maduleng, memiliki bukti bahwa ketiga tersangka sudah dibebaskan polisi.

Bahkan ada di antara mereka yang seperti sengaja memamerkan diri mondar-mandir menunggang sepeda motor di jalan raya.

Mengenai isu suap itu, Kapolres AKBP Sugeng Muntaha, mengaku belum mendengar kabar tersebut.

Sebab selama beberapa hari dirinya dirawat di sebuah rumah sakit di Surabaya. Namun, Sugeng berjanji akan menindak tegas anggotanya jika tuduhan itu terbukti.

"Silahkan buktikan siapa anggota saya yang menerima uang. Kalau memang ada, maka akan saya cari dan akan diperiksa," terangnya, melalui ponselnya, Sabtu (12/12/2015).

Sugeng menambahkan, kasus penangkapan tiga tersangka pesta sabu-sabu itu sudah menjalani pemeriksaan dan sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Ketiganya, kata Kapolres, juga sudah ditahan dan para tersangka pesta sabu tidak dibebaskan. Kapolres menegaskan, tidak ada permintaan uang sepeser pun kepada ketiga orang itu.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Kalteng Evakuasi Kecelakaan | Dosen Unnes Dibebastugaskan karena Diduga Hina Jokowi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X