Kompas.com - 06/12/2015, 22:40 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Diduga terbakar api cemburu, Aci (29) nekat membacok pacarnya Achiang (16) dengan menggunakan sebilah parang panjang.

Pelaku juga secara sadis membacok Angga Kurniawan alias Ahong (22) dan ayahnya Chang Sau Thong alias Bu Ku (54). 

Foto-foto ketiga korban menyebar secara viral dan menjadi heboh di media sosial Facebook karena luka serius yang dialami korban.

Peristiwa pembacokan tersebut terjadi di rumah Ahong, Jalan Pulau Natunan, Gang Berkat, Sabtu (5/12/2015) sekitar pukul 21.30 malam.

Awalnya pelaku datang ke tempat kejadian untuk mencari pacarnya, Achiang. Saat itu, Achiang sedang berada di dalam salah satu kamar di rumah tersebut bersama ibu Ahong.

Salah satu keluarga korban mengatakan, pelaku datang dan mencari seseorang bernama Aching. Karena nama yang dicari adalah Aching, Ahong pun mengatakan tidak mengenalnya.

"Aci datang bilang cari Aching, tapi Ahong enggak tahu kalau Aching itu panggilan Achiang," katanya, Minggu (6/12/2015).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mendapat jawaban tersebut, pelaku kemudian mengeluarkan parang yang disembunyikannya dalam baju bagian belakang. Pelaku mengayunkan parang ke arah Ahong.

Ayah Ahong, Bu Ku, yang saat itu berada bersama anaknya, berusaha melerai. Keduanya pun menjadi korban sabetan parang oleh pelaku. Pelaku menduga korban menyembunyikan pacarnya di rumah tersebut.

Saat kedua korban berjibaku menghindari serangan pelaku, Achiang keluar dari kamar.

Melihat sang kekasih di depan mata, pelaku tanpa berpikir panjang langsung menyerangnya secara bertubi-tubi. Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri.

Kepala Polres Singkawang Ajun Komisaris Besar Agus Triatmaja mengatakan, ketiga korban langsung dibawa ke RS Harapan Bersama untuk mendapat perawatan.

"Achiang langsung dioperasi karena mengalami luka yang sangat serius," kata Agus.

Polisi masih memburu pelaku yang diketahui kabur menggunakan mobil pikap dengan nomor polisi KB 8123 CE.

"Motif sementara pelaku menyerang ketiga korban tersebut karena cemburu," kata Agus.

Dalam peristiwa tersebut, Bu Ku mengalami luka di tangan sebelah kiri. Ahong mengalami luka serius di tangan kanan dan kiri.

Adapun Achiang mengalami luka paling parah di wajah, perut, hingga kaki.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.