Kesal Terus Diajak Menikah, Pria Ini Bunuh Selingkuhannya yang Hamil Tua

Kompas.com - 03/12/2015, 19:32 WIB
Ilustrasi Pembunuhan JITETIlustrasi Pembunuhan
|
EditorErvan Hardoko

MAGELANG, KOMPAS.com - Agung Riyatman alias Bagong (21) mengaku nekat membunuh selingkuhannya, Yusriana Nur Istiqomah (18) karena jengkel terus didesak untuk menikahi perempuan itu.

Saat itu, Yusriana diketahui sedang hamil delapan bulan yang diduga merupakan hasil hubungan gelap keduanya.

Agung yang sudah memiliki istri dan satu anak itu mengatakan, perselingkuhannya dengan Yusriana baru berjalan satu bulan.

Dalam rentang waktu tersebut, dirinya mengaku sudah melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak empat kali.

"Tapi saya tidak yakin anak di dalam kandungannya saat itu adalah anak saya. Karena selama ini dia (korban) sering diajak jalan beberapa orang," kata Agung, dalam gelar perkara di Mapolres Magelang, Kamis (3/12/2015).

Pria asal Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman itu mengaku menyesal telah membunuh Yusriana. Apalagi dia kini harus meninggalkan istri dan anak yang masih balita.

"Saya menyesal," kata Bagong singkat dengan kepala tertunduk.

Kapolres Magelang AKBP Zain Dwi Nugroho menjelaskan, pengungkapan kasus ini diawali saat warga menemukan mayat perempuan di tepi sungai Progo tepatnya di Dusun Bligo, Desa Ngluwar, pada 9 November 2015.

Perempuan yang diketahui sedang hamil tua itu adalah Yusrina Nur Istiqomah warga Desa Triharjo, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahirkan Banyak Pahlawan Nasional, Gowa Jadi Suri Teladan Daerah Lain

Lahirkan Banyak Pahlawan Nasional, Gowa Jadi Suri Teladan Daerah Lain

Regional
Kata Mandor 'Double Track' Sukabumi-Bogor: Proyek Sudah Dipastikan Aman, tapi Takdir Berkata Lain

Kata Mandor "Double Track" Sukabumi-Bogor: Proyek Sudah Dipastikan Aman, tapi Takdir Berkata Lain

Regional
Cerita Penumpang Batik Air Asal Kupang, Tak Tahu Jika Pilot Pingsan

Cerita Penumpang Batik Air Asal Kupang, Tak Tahu Jika Pilot Pingsan

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 Rusak 94 Rumah Warga di Ambon

Gempa Magnitudo 5,1 Rusak 94 Rumah Warga di Ambon

Regional
Fakta Paranormal Ditemukan Membusuk di Rumahnya, Hidup Sendiri dan Meninggal karena Sakit

Fakta Paranormal Ditemukan Membusuk di Rumahnya, Hidup Sendiri dan Meninggal karena Sakit

Regional
Saksi: Pelempar Sperma Remaja Bermotor, Dia Dekati Saya dan Berkata Jorok...

Saksi: Pelempar Sperma Remaja Bermotor, Dia Dekati Saya dan Berkata Jorok...

Regional
Antisipasi Telur Berdioxin, Khofifah Sidak Peternakan Ayam Petelur, Ini Hasilnya

Antisipasi Telur Berdioxin, Khofifah Sidak Peternakan Ayam Petelur, Ini Hasilnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Teror Lempar Sperma di Tasikmalaya | Letusan Gunung Merapi

[POPULER NUSANTARA] Teror Lempar Sperma di Tasikmalaya | Letusan Gunung Merapi

Regional
Fakta Pesawat Mendarat Darurat di Kupang karena Pilot Sakit, Pusing Berat, hingga Dikomando Kopilot

Fakta Pesawat Mendarat Darurat di Kupang karena Pilot Sakit, Pusing Berat, hingga Dikomando Kopilot

Regional
Cerita Warga Saat Terduga Teroris Cilacap Ditangkap: Ada Orang Asing Tanya soal Merpati

Cerita Warga Saat Terduga Teroris Cilacap Ditangkap: Ada Orang Asing Tanya soal Merpati

Regional
Pasca-digeledah Densus 88, Rumah Terduga Teroris S di Cilacap Tertutup Rapat

Pasca-digeledah Densus 88, Rumah Terduga Teroris S di Cilacap Tertutup Rapat

Regional
Warga Cilacap yang Ditangkap Densus 88 Dikenal sebagai Tukang Pijat

Warga Cilacap yang Ditangkap Densus 88 Dikenal sebagai Tukang Pijat

Regional
Kronologi Oknum Kepala Desa Tewas di Dalam Mobil, Serangan Jantung Saat Hendak Mesum

Kronologi Oknum Kepala Desa Tewas di Dalam Mobil, Serangan Jantung Saat Hendak Mesum

Regional
Pertama di Pulau Sumatera, Bayar Pajak Pakai GoPay

Pertama di Pulau Sumatera, Bayar Pajak Pakai GoPay

Regional
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Tolong Pesantren Jangan 'Gaptek'

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Tolong Pesantren Jangan "Gaptek"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X