BP3TKI Palembang Kawal Hak dan Santunan untuk TKI Munyati Munim

Kompas.com - 01/12/2015, 20:04 WIB
Jenazah TKI atas nama Munyati Munim tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Selasa 91/12/2015). BP3TKI Palembang memastikan seluruh hak TKI Munyati dan santunannya bisa diterima oleh pihak keluarga. Dok BNP2TKIJenazah TKI atas nama Munyati Munim tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Selasa 91/12/2015). BP3TKI Palembang memastikan seluruh hak TKI Munyati dan santunannya bisa diterima oleh pihak keluarga.
EditorLatief
PALEMBANG, KOMPAS.com - Jenazah TKI atas nama Munyati Munim akhirnya tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II), Palembang, Selasa (1/12/2015) pagi. Jenazah Munyati  diterima langsung oleh BP3TKI Palembang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) serta pihak keluarga Munyati.

Jenazah tersebut segera diantarkan ke rumah duka dengan didampingi oleh BP3TKI Palembang. Plt Kepala BP3TKI Palembang Mangiring H Sinaga, bersama seluruh jajaran BP3TKI Palembang menyampaikan turut berduka cita untuk keluarga Munyati dan memastikan pengawalan untuk hak-hak Munyati.

"Kami mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya untuk keluarga Munyati Munih. Kami akan memastikan bahwa seluruh hak TKI Munyati dan santunan dari pihak pengguna di Malaysia dapat diterima oleh pihak keluarga," kata tutur Mangiring.

Munyati Munim adalah TKI asal Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Munyati bekerja di Malaysia sejak April 2012 secara prosedural melalui PPTKIS PT Bina Kerja Cemerlang Cabang Palembang.

Namun, pada Senin (23/11/2015) lalu, Munyati tiba-tiba pingsan saat bekerja. Ia segera dilarikan ke rumah sakit Hospital Taiping.

Setibanya di rumah sakit, nyawanya sudah tidak tertolong. Dari hasil pemeriksaan rumah sakit, diketahui bahwa Munyati meninggal karena Severe Acute Exarcebration of Bronchiol Asthma.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Puncak Bogor Hujan Deras, Wisatawan Diminta Waspada Bencana

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 31 Oktober 2020

Regional
Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Penyebab Anggota TNI Dikeroyok Anggota Klub Motor Gede, Kapolres: Sama-sama Tidak Bisa Kendalikan Emosi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 31 Oktober 2020

Regional
Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Heboh Harga Nasi Goreng Dinilai Terlalu Mahal, Ini Kata Kadispar Bintan

Regional
Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Pria Ini Nekat Bunuh Tetangganya, Polisi: Pelaku Curiga Istrinya Selingkuh dengan Korban

Regional
'Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi'

"Waktu Pertama Ketemu Tidak Pernah Merasa Mirip seperti Jokowi"

Regional
UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

UMP DIY Naik Sebanyak 3,54 Persen, Berlaku 1 Januari 2021

Regional
Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Sempat Minta Selimut, Tamu Hotel di Mataram Ditemukan Tewas Telentang di Depan Pintu Kamar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X