Ambil Motor di Mapolres, Peserta Balap Liar Harus Didampingi Orangtua dan Kepala Desa

Kompas.com - 06/11/2015, 20:04 WIB
Kasatlantas Polres Semarang, AKP Rendy Andy  Julikhlas (kanan) diantara sepeda motor barang bukti aksi balap liar, di kantor   Satlantas Polres Semarang, Jumat (6/11/2015) Kompas.com/ Syahrul MunirKasatlantas Polres Semarang, AKP Rendy Andy Julikhlas (kanan) diantara sepeda motor barang bukti aksi balap liar, di kantor Satlantas Polres Semarang, Jumat (6/11/2015)
|
EditorErvan Hardoko

UNGARAN, KOMPAS.com - Aksi balap liar di kota Ungaran, Kabupaten Semarang masih marak meski polisi kerap menggelar razia.

Geram dengan kenekatan para pembalap liar yang tak pernah jera, jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Semarang punya cara baru untuk membuat mereka kapok.

Caranya, setiap pengambilan barang bukti sepeda motor yang disita, Polisi mengharuskan pelaku harus didampingi orangtua dan kepala desa atau lurahnya.

"Selain didampingi orang tuanya, pengambilan barang bukti juga harus didampingi lurah atau kepala desa yang bersangkutan," kata Kasatlantas Polres Semarang, AKP Rendy Andy Julikhlas, di Ungaran, Jumat (6/11/2015).

Selain sebagai persyaratan untuk pengambilan barang bukti, ungkapnya, kehadiran lurah atau kepala desa ini juga untuk melegitimasi perjanjian tertulis yang harus dibuat pelaku balap liar.

Isi surat perjanjian tertulis tersebut adalah jani tidak mengulangi perilaku yang membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Baik lurah atau kepala desa sifatnya hanya mengetahui. Ini menjadi salah satu kiat kami agar mereka jera," jelasnya.

Selain pernyataan untuk tidak mengulangi, pihak orangtua juga dituntut untuk lebih ketat dalam mengawasi anak- anaknya dalam memanfaatkan sepeda motor.

Kasatlantas menambahkan, aksi balap motor di wilayah hukumnya selama ini sangat meresahkan para pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi balap liar.

Salah satu bukti keresahan warga adalah maraknya spanduk penolakan aksi balap liar yang dibuat warga di sepanjang Jalan Diponegoro, Ungaran hingga jalan Jendral Sudirman, Babadan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.