KPK: Kekayaan Calon Bupati Bengkulu Selatan Rp 50 Miliar

Kompas.com - 28/10/2015, 21:22 WIB
|
EditorErvan Hardoko
BENGKULU, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menyebutkan, terdapat lima kandidat kepala daerah di Provinsi Bengkulu yang memiliki harta terbanyak.

Data ini didapat dari hasil laporan harta kekayaan penyelenggaraan negara (LHKPN) yang disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Calon kepala daerah dengan harta terbanyak yakni calon bupati Bengkulu Selatan, Reskan Effendi, dengan total kekayaan mencapai Rp 50 miliar.

Reskan merupakan calon petahana di Kabupaten Bengkulu Selatan. Di urutan kedua yakni calon bupati Lebong, Leni Jhon Latief, dengan harta mencapai Rp 37 miliar.


Leni Jhon Latief merupakan mantan anggota DPRD Kota Bengkulu.

Di urutan ketiga yakni calon wakil bupati Bengkulu Utara, Ari Septian, dengan total kekayaan mencapai Rp 19 miliar.

Urutan keempat ditempati calon gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, yang juga mantan Bupati Musi Rawas, dengan harta kekayaannya mencapai Rp 9,3 miliar.

Selanjutnya di posisi kelima yakni calon gubernur Bengkulu, Sultan B Najamudin, dengan kekayaan Rp 6,9 miliar. Sultan saat ini menjabat Wakil Gubernur Bengkulu.

Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan mengatakan, penyampaian LHKPN bersifat wajib pada saat mencalonkan diri dan setelah habisnya masa jabatan.

Pahala melanjutkan, tingkat penyampaian LHKPN di Bengkulu masih sangat rendah, tidak lebih dari 50 persen, lebih rendah dibanding persentase nasional sebesar 70 persen.

Berdasarkan data KPK, tingkat penyampaian LHKPN eksekutif di Bengkulu hanya sebesar 45 persen, legislatif 33 persen, serta BUMN dan BUMD sebesar 31 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Kronologi Pria Bunuh Kepsek karena Dendam Diusir dari Desa Setelah Ceraikan Istri Siri

Regional
Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Beda Pilihan Pilkades, Hajatan Seorang Warga Diboikot, Tak Ada yang Datang

Regional
Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Rais Aam PBNU: Hormati dan Taati Pemimpin yang Terpilih Secara Demokratis

Regional
Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Pastoran Gereja Santo Yosep Purwokerto Terbakar

Regional
Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Regional
Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Pelaku Penikaman Buruh Bangunan di Wamena Ditangkap Saat Sedang Tidur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X