Kompas.com - 27/07/2015, 22:53 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Sebuah bangunan museum nyaris ambruk saat hujan deras mengguyur kota Pontianak, Senin (27/7/2015) sore. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan tua yang terletak di Jalan Tanjungpura, Pontianak, Kalbar ini sudah berusia 59 tahun.

Ketua harian Lembaga Pelestari Sejarah Budaya yang juga pengelola museum, Saparudin Usman menjelaskan, bagian atap dan kanopi bangunan sudah tak kuat menahan beban air hujan yang tertampung saat kejadian. Di antara derasnya suara hujan, masih terdengar bunyi retakan asbes dan kayu dari bagian atap lantai tiga bangunan tua tersebut.

"Ini sudah terjadi untuk yang kedua kalinya. Museum ini menyimpan benda pusaka maupun pustaka, dan usia bangunan sudah 59 tahun" kata Saparudin dari lokasi kejadian, Senin (27/7/2015).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, bentuk bangunan tua tersebut terlihat rusak di bagian depan atapnya. Kayu penahan terlihat menggantung. Suasana usai kejadian pun sempat menjadi pusat perhatian warga yang melintas.

Sebuah mobil pemadam kebakaran milik Yayasan Panca Bakti disiagakan untuk membantu membongkar bagian atap bangunan tersebut. Sejumlah personel Tagana dan kepolisian juga terlihat berkoordinasi sembari berkomunikasi via telfon dengan pihak PLN.

"Rekan dari Panca Bakti sudah siap untuk membantu membongkar bagian yang rawan. Tapi ini masih menunggu pemadaman listrik dari PLN untuk menghindari adanya korban ketika pembongkaran berlangsung" ujar Saparudin.

Listrik baru dipadamkan pihak PLN jelang maghrib. Dari kejadian tersebut, ruang bangunan di lantai tiga mengalami kerusakan cukup. Sejumlah benda bersejarah yang disimpan di situ pun mengalami kerusakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami berharap adanya kepedulian dari pihak terkait. Bangunan bersejarah ini semakin memprihatinkan kondisinya. Bangunan ini sudah sering dilihat, tapi belum mendapat perhatian serius. " kata Saparudin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X