Jadi Korban Tabrak Lari, Seorang Kakek Meninggal Dunia

Kompas.com - 27/07/2015, 15:44 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

PEMATANG SIANTAR, KOMPAS.com — Ruslan Nababan (65), warga Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Pematang Siantar, Sumatera Utara, tewas setelah ditabrak sepeda motor saat hendak pergi ke pasar, Senin (27/7/2015).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat korban sedang menyeberang jalan dari Jalan Melanthon Siregar ke Tomuan. Dari arah belakang, tiba-tiba satu sepeda motor—jenis dan pengendaranya belum diketahui—menabrak korban dan menyebabkannya terpental ke aspal.

Melihat insiden itu, sejumlah warga yang juga hendak pergi ke pasar berupaya menolong korban dan menghubungi pihak kepolisian. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Harapan di Jalan Farel Pasaribu, nyawa korban tak tertolong karena luka berat di bagian kepala.

Kasat Lantas Polres Pematang Siantar AKP Gandi Darma Yudanto membenarkan informasi mengenai kejadian tabrak lari tersebut. Dia mengimbau masyarakat segera mengejar pelaku apabila melihat kejadian tabrak lari, dan jangan takut menjadi saksi karena tidak akan dijadikan tersangka.

"Kami dari kepolisian sangat mengutuk keras pelaku tabrak lari, dan kami berharap bantuan kepedulian masyarakat, apabila melihat dan mengetahui tabrak lari, untuk mengejar dan menangkap pelaku," ungkapnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan 'Lockdown'

40 Akses Masuk ke Trenggalek Ditutup, Bupati Sebut Bukan "Lockdown"

Regional
Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Polres Salatiga Patroli Siber Buru Penyebar Hoaks Corona

Regional
TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain 'Lockdown' Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

TKI Berpotensi Menumpuk di Kepri jika Daerah Lain "Lockdown" Lokal, Gubernur: Pak Menteri Kami Mohon Solusi

Regional
Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Cegah Penyebaran Corona, 19 Pintu Masuk ke Surabaya Dipekerkat

Regional
Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Ini Kriteria Kendaraan yang Boleh Masuk ke Surabaya Saat Karantina Wilayah Diterapkan

Regional
Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Wali Kota: Hingga Hari Ini, Tidak Ada Warga Sukabumi Positif Covid-19

Regional
Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Surabaya Segera Karantina Wilayah, 19 Pintu Masuk Dijaga, Pengendara Di-screening

Regional
Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Cerita Wabup soal Profesor Terjangkit Corona hingga Pemakaman Ditolak Warga

Regional
Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Hari Pertama Penerapan Jam Malam, Banda Aceh Sepi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

[POPULER NUSANTARA] Surabaya Siap Karantina Wilayah | Polisi Bubarkan Arisan Guru di Jember

Regional
Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Kronologi Ditemukannya Mayat ABG yang Hendak Jadi Pagar Ayu di Acara Pernikahan

Regional
Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Pria Ini Cabuli Calon Anak Tirinya, Modus Ajak Nonton YouTube

Regional
Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Membaik, Sudah Copot Alat Bantu Pernafasan

Regional
Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Pasien Sembuh dari Corona di Solo Curhat ke Ganjar, Berharap Tak Dikucilkan Masyarakat

Regional
Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Dicabuli Guru di Hutan, Gadis Difabel Cari Keadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X