Gubernur Jabar: Lalu Lintas di Nagreg "Tertolong" Tol Cipali

Kompas.com - 21/07/2015, 12:14 WIB
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berkunjung ke Pasar Gedebage, di Jalan Soekarno - Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/7/2015).
KOMPAS.com/ RIO KUSWANDIMenteri Perdagangan Rachmat Gobel, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berkunjung ke Pasar Gedebage, di Jalan Soekarno - Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/7/2015).
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, arus mudik dan arus balik di jalur selatan Jawa Barat, utamanya di kawasan Nagreg, pada Lebaran tahun 2015 ini lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini terjadi karena kendaraan dari arah Jakarta, Tangerang, Purwakarta, Karawang, Bekasi dan sekitarnya yang akan menuju Jawa Tengah lebih memilih Tol Cipali daripada jalur selatan.

"Arus mudik dan balik tahun ini lebih baik ya dari tahun-tahun kemarin, lebih baik juga dari tahun-tahun sebelumnya. Kendaraan yang ke jalur selatan Jabar tak terlalu padat karena sudah ada Tol Cipali," kata Aher seusai meninjau gerbang keluar Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/7/2015).

Meski begitu, kendaraan di jalur selatan terpantau padat, bahkan kendaraan tak bisa bergerak lama. Aher pun membenarkan kepadatan itu. Namun, Aher bersikukuh kondisi tersebut masih lebih baik jika dibandingkan tahun lalu.

Aher berkilah, kepadatan itu terjadi karena banyaknya pemudik lokal dan yang berwisata ke kawasan Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Pangandaran.

Aher menambahkan, pemerintah berupaya melakukan berbagai cara agar arus mudik dan arus balik di Jawa Barat semakin baik dan lancar dari tahun ke tahun. Salah satunya dengan cara penyediaan tambahan infrastruktur jalan di jalur selatan Jabar. "Kita sebagai pemerintah selalu berupaya agar arus mudik dan balik di Jabar ini semakin baik, semakin lebih baik dan lancar dari tahun ke tahunnya," kata Aher.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X