Kompas.com - 14/07/2015, 01:14 WIB
Suasana Bandara Supadio, Pontianak, Kubu Raya, Kalimantan Barat (13/7/2015). KOMPAS.com/ YOHANES KURNIA IRAWANSuasana Bandara Supadio, Pontianak, Kubu Raya, Kalimantan Barat (13/7/2015).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Penumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 500 tujuan Jakarta yang menunggu kedatangan pesawat sempat kisruh. Kekisruhan tersebut terjadi ketika pesawat yang sudah tiba di Pontianak tidak bisa mendarat dan dialihkan sementara ke Batam.

Staf Ahli Bandara Supadio Pontianak, Syarif Usmulyani mengatakan, kekisruhan tersebut berawal dari penundaan keberangkatan pesawat dari Pontianak menuju Jakarta. Penundaan tersebut dikarenakan runway bandara tertutup pesawat militer yang mengalami kendala teknis.

Penumpang yang sempat kisruh tersebut menurut Usmulyani didominasi oleh pejabat, anggota DPRD hingga pengusaha. Penumpang tersebut mempertanyakan kenapa pesawat yang harusnya mereka tumpangi tidak jadi mendarat.

"Tadi ada sedikit kekisruhan. Penumpang Garuda kan pejabat semua itu, ada anggota DPRD, pengusaha. Tadi ribut, mereka menanyakan kenapa pesawat itu langsung balik ke Batam. mereka juga mengatakan Itu kan belum tahu sampai sejauh mana penanggulangannya" ujar Usmulyani sambil menirukan keluhan penumpang, Senin (13/7/2015).

Usmulyani menambahkan, pengalihan tersebut juga berdampak pada penundaan jadwal keberangkatan. "Jadi saya sampaikan kepada penumpang, pilotnya punya keputusan mendaratkan pesawat untuk menghindari resiko" kata dia.

Dalam dunia penerbangan, jelas Usmulyani, paling lama 30 menit untuk holding. Jika lebih dari 30 menit, maka pilot bisa mengambil keputusan untuk menghindari resiko kehabisan bahan bakar dan mendarat di bandara terdekat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X