Ganjar Pranowo: Semua Jalur Alternatif Mudik di Jawa Tengah Siap Dilintasi

Kompas.com - 09/07/2015, 03:00 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau rusa jalan perbatasan Jateng-DIY di Purworejo, Rabu (24/6/2015). Kompas.com/Nazar NurdinGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau rusa jalan perbatasan Jateng-DIY di Purworejo, Rabu (24/6/2015).
|
EditorBayu Galih

WONOSOBO, KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan semua jalur alternatif untuk mudik lebaran 2015 sudah siap dilalui. Di beberapa titik penting, terutama pintu masuk di wilayah perbatasan, perbaikan jalur alternatif sudah selesai dilakukan.

Di jalur pintu masuk bagian Selatan Cilacap, semua jalur alternatif mudik telah diperbaiki. Begitu pula di jalur pintu masuk di sebelah Utara Brebes, jalur alternatif juga telah disiapkan.

Sedangkan di wilayah pintu keluar perbatasan bagian timur di Rembang sudah sudah nyaman dilalui. Begitu juga dengan pintu keluar bagian Selatan di Sragen jalur alternatif mudik sudah sangat siap dilintasi.

“Saya sudah lihat sendiri, jalannya sudah bagus. Kalau dari sisi timur Rembang, sudah baik. Pati-Sragen sudah bagus. Wonogiri saya belum cek, tapi laporannya sudah bagus. Pintu masuk ke Jateng sudah siap, begitu juga dengan pintu keluarnya,” kata Ganjar di Wonosobo, Rabu (8/7/2015).

Ganjar semula mengkhawatirkan justru jalur tengah di Jateng yang mengalami masalah, terutama penumpukan kendaraan hingga mengalami kemacetan dan adanya pasar tumpah. Namun, secara perlahan, pemerintah daerah setempat sudah menyiapkan rencana menyambut arus mudik.

Penyiapan itu antara lain dengan pengaturan arus lalu lintas, pemecahan kendaraan, hingga penyiapan jalur tikus. Jalur tengah sendiri diprediksi akan menumpuk, karena mulai dari wilayah Barat Cilacap sudah akan mengarah ke jalur tengah. Sebagian lagi tetap di arah jalur pantai selatan.

“Hanya saja kalau yang selatan itu problemnya penerangan. Solusinya nanti kita pasang rambu dan pasang orang, nanti juga kerja sama sama Pemda,” ucapnya.

Pemecahan arus lainnya dari Banyumas kemudian dibagi ke dua jalur, yakni ke Banyumas-Kutoarjo-Purworejo, dan jalur Purbalingga-Banjarnegara–Wonosobo–Temanggung. Di jalan tersebut, jalur sudah dilebarkan.

“Tapi memang belum semuanya. Di sekitar Weleri (Kendal) tadi masih dikebut pekerjaannya oleh Bina Marga, dan itu maksimal yang bisa dikerjakan sebelum lebaran. Nanti yang belum kena program hanya dilakukan penambalan. Belum terlalu nyaman memang, tapi sudah aman dilalui,” tuturnya.

Untuk seluruh ruas yang diperbaiki, Ganjar semula menargetkan pekerjaan tuntas pada H-10 lebaran. Namun, karena sejumlah ruas belum selesai diperbaiki, perbaikan diizinkan hingga H-7 lebaran.

“Jalur tengah sudah relatif selesai dikerjakan. Saya bagi tugas sama pak Heru Sudjatmoko (Wagub), beliau cek jalan ke arah Barat juga jalan bilang arahnya sudah selesai,” kata Ganjar.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X