Kompas.com - 08/07/2015, 17:18 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang anggota Brimob Polda Sulselbar, Sari Arna Lestari (22) ditikam oleh orang tak dikenal (OTK) setelah mandi di dalam rumahnya di Jl Sahabat 4 Pondok Bintang Cendikia, Selasa (7/7/2015) malam.

Dari kejadian itu, Sari menderita luka tikaman di sejumlah tubuhnya dan kini korban masih dirawat di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Belum diketahui persis motif dan pelaku penikaman, namun petugas Polsekta Tamalarea masih melakukan penyelidikan dalam kasus itu.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Komisaris Polisi (Kompol) Andi Husnaeni kepada wartawa, Rabu (8/7/2015) menjelaskan kronologis kejadiannya. Dimana dari keterangan saksi-saksi, korban dan pelaku yang tidak dikenal sempat berbincang.

"Kalau saksi Hj Nurmiati (21) mahasiswi UIT mengetahui kasus penikaman ini setelah mendapat pesan singkat dari adik korban, Ayu. Sehingga mereka menuju rumah sakit. Dari informasi yang diperoleh, setelah korban mandi tiba-tiba saja lampu padam. Kemudian pelaku masuk lewat jendela dan langsung menarik rambut korban. Pelaku dan korban masuk kamar dan sempat cerita. Disitulah, pelaku langsung menikam korban di bagian paha kiri, lengan kiri, luka gores di tangan kanan dan luka pada dikepala korban," ujar Andi.

Andi mengungkapkan, korban merupakan istri anggota Brimob Polda Sulselbar, Bripda Muh Isra. Hanya saja, pernikahan mereka tidak direstui keluarga dan hanya diketahui oleh pimpinan Bripda Muh Isra.

"Dari keterangan Muh Isra, dirinyatidak pernah tinggal serumah dengan korban. Karena pernikahannya terpaksa lantaran istrinya mengaku hamil diluar nikah. Tapi kasus ini masih terus diselidiki dan polisi telah mendatangi TKP, membuat LP, membuat visum dan memeriksa beberapa saksi. Sampai sekarang, korban juga belum bisa dimintai keterangannya," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X