Kompas.com - 13/06/2015, 13:14 WIB
Diduga buat ijazah palsu rumah seorang dosen dogeledah petugas, Jumat malam (12/6) Kompas.comDiduga buat ijazah palsu rumah seorang dosen dogeledah petugas, Jumat malam (12/6)
|
EditorEgidius Patnistik
POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com — Dosen perguruan tinggi swasta Universitas Al Asariah Mandar, Budi, ditangkap petugas Satuan Reskrim Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (12/6/2015). Dia diduga telah membuat dan menyediakan ijazah palsu bagi para pencari kerja dan pegawai negeri sipil yang membutuhkan ijazah untuk kenaikan pangkat.

Di rumah sang dosen, polisi berhasil menemukan puluhan ijazah, termasuk transkrip nilai yang diduga palsu. Semua barang bukti tersebut langsung disita dan diamankan polisi. Budi sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Rumah Budi di Jalan Pangiu Gaspol, Kelurahan Polewali, digerebek petugas pada Jumat malam. Penggeledahan dilakukan setelah polisi mendapat laporan bahwa tersangka sejak beberapa tahun terakhir telah membuat dan mengedarkan ijazah palsu alias tidak terdaftar di perguruan tinggi ataupun kantor koordinasi perguruan tinggi swasta (kopertis) yang menaungi perguruan tinggi swasta.

Setelah penggeledahan hampir satu jam, polisi menemukan puluhan lembar ijazah yang diduga palsu dengan logo Universitas Al Asyriah Mandar (Unasman). Puluhan lembar ijazah masih kosong, sementara sebagian lainnya sudah ditandatangani serta diberi stempel Unasman, lengkap dengan nama pemilik ijazah tersebut.

Ijazah palsu Unasman itu diduga telah dikeluarkan tersangka dari tahun 2005 hingga tahun 2010 dan telah digunakan sejumlah pegawai untuk mendaftar menjadi calon pegawai negeri sipil dan untuk kenaikan pangkat.

Budi, yang ditanya wartawan saat penggeledahan di rumahnya, membantah bahwa dirinya terlibat pembuatan dan penyediaan ijazah palsu. Menurut dosen agama di Unasman itu, barang yang disita polisi dimiliki oleh rekannya, yang sengaja menyimpan hal itu di rumahnya agar tidak disalahgunakan. Budi justru menuding rekannya sesama dosen yang sudah meninggal beberapa tahun lalu itu sebagai pelakunya.

"Saya membantah kalau disebut membuat ijazah palsu. Namun, saya tidak membantah jika ada oknum dosen yang membuat ijazah palsu," kata Budi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar AKP Jeifson Sitorus mengatakan, "Rumah tersangka digeledah petugas setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam sejumlah laporan dugaan membuat ijazah palsu. Puluhan ijazah yang disita hari ini akan kami pelajari dan kembangkan."Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.